Senin, 6 April 2026

Integrasi Batam-Bintan-Karimun Permudah Kontrol Harga Pasar

Berita Terkait

batampos.co.id – Momentum integrasi Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) dapat menjadi kesempatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk mengontrol harga komoditas di pasar.

”Sembako lebih murah, ini yang coba dibahas. Mungkin kalau satu atau dua komoditi bisa diupayakan dengan kerja sama dengan pihak tertentu yang punya kuota impor. Menjelang hari raya, kami akan bahas itu,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,
baru-baru ini, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia yakin dengan integrasi BBK nanti, mengontrol harga
komoditas di pasar akan lebih mudah. Pasalnya kuota induk untuk produk impor yang masuk ke Batam dikontrol oleh satu Badan Pengusahaan (BP).

”Kalau BBK seluruh, alat kontrol jadi mudah, dan bisa mengontrol kuota sesuai kebutuhan. Nanti akan dikejar kebutuhan pokok yang strategis agar bisa lebih murah,” paparnya.

Tugas Pemprov yakni mengontrol harga.

”Jangan sampai bea masuk dimanfaatkan oleh pengusaha,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran arus distribusi barang kebutuhan pokok, maka tiga pelabuhan akan dikembangkan sebelum BBK diintegrasikan, yakni Pelabuhan Batuampar, Pelabuhan Malarko, dan Pelabuhan Tanjung Moco.

”Satu per satu akan dibahas nanti dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Banyak aset Kemenhub yang dibangun tapi belum difungsikan,” tuturnya.(jpg)

Update