Senin, 27 April 2026

Anggaran Program Kartu Prakerja Terserap Nyaris 100 Persen

Berita Terkait

batampos.co.id – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan, sebanyak 55,6 juta orang dari 514 kabupaten atau kota di 34 provinsi telah mendaftar Kartu Prakerja yang diluncurkan pada hari ini, 17 Maret 2020.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan, pemerintah melalui Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja sudah membuka pendaftaran hingga gelombang 14.

“Saat ini pendaftar 55,6 juta dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” ujarnya secara virtual, Rabu (17/3).

Airlangga menuturkan, dari total masyarakat yang mendaftar, sudah terdapat 5,5 juta orang yang sudah berhasil menjalankan program Kartu Prakerja dan menerima insentif sebesar Rp 3.550.000 selama empat bulan. Dengan demikian, total anggaran saat ini sudah mencapai Rp 19,98 triliun atau 99,9 persen dari total anggaran yang sebesar Rp 20 triliun pada 2020.

Peserta Kartu Prakerja terdiri dari masyarakat yang tidak bekerja termasuk perempuan penyandang disabilitas, dari daerah tertinggal, dan dari pendidikan SD, SMP, lansia dan pekerja migran, mayoritas tidak bekerja dan belum pernah ikut kursus.

Airlangga menyebut, program tersebut menjalankan tugasnya sebagai bantuan sosial (bansos) khususnya di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 88,9 persen penerima manfaat atau peserta menyatakan keterampilannya meningkat. Selanjutnya sekitar 81 persen menyatakan insentif yang diberikan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(jpg)

 

Update