Jumat, 8 Mei 2026

PHRI Batam Berharap Travel Bubble Segera Direalisasikan

Berita Terkait

batampos.co.id – Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam berharap kebijakan pembukaan jalur khusus perjalanan antarnegara di tengah pandemi atau Travel Bubble segera direalisasikan, mengingat proses vaksinasi di Batam terus berjalan dengan optimal.

Travel Bubble memang masih dibahas. Tapi kabar yang saya dengar, sudah mendapat lampu hijau. Kemungkinan antara April hingga Juni akan dimulai,” kata Ketua PHRI Batam, Muhammad Mansur, Selasa (16/3/2021).

Menurut Mansur, Travel Bubble bisa terlaksana ketika seluruh pelaku wisata dan juga masyarakat sudah mendapatkan vaksin. Di Singapura, proses vaksinasi juga terus berjalan.

“Sesuai persetujuan kedua negara, mengingat Singapura juga punya program. Warga Singapura yang sudah divaksin bisa berkunjung ke Kepri,” ucapnya.

Travel bubble adalah ketika dua negara atau lebih yang sudah berhasil mengontrol virus corona sepakat menciptakan sebuah koridor atau jalur perjalanan khusus, yang memudahkan penduduk yang tinggal di dalamnya melakukan perjalanan secara bebas, dan terhindar dari kewajiban karantina mandiri.

Dalam konteks Indonesia dan Singapura, yang diutamakan adalah Batam dan Bintan.

Travel Bubble berbeda dengan Travel Corridor Arrangement (TCA). Travel Bubble untuk wisatawan, sementara TCA untuk pebisnis.

Sambil menunggu Travel Bubble, ia melihat Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan pemerintah pusat terus berkolaborasi dalam mengembangkan infrastruktur di Batam.

Ilustrasi wisatawan. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Masing-masing sudah memiliki rencana terintegrasi. Di satu sisi, gubernur terus melakukan kunjungan ke Jakarta, agar dapat dukungan pusat buat mengembangkan pariwisata dan UMKM di
Batam. Sementara di Batam, wali kota terus konsentrasi di
pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Dampak pembangunan infrastruktur akan memberikan pengaruh positif pada dunia usaha di Batam, termasuk pariwisata.

“Akses merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dengan akomodasi, begitu juga dengan destinasi wisata,” ungkapnya.

Ia juga melihat pemulihan sektor pariwisata terus berjalan dengan baik, dengan melihat kepada beberapa BUMN yang sering mengadakan kegiatan di Batam, sehingga mendorong kegiatan MICE.

“Petinggi di Batam dan Kepri juga tengah melobi perihal rapat seminar nasional Ikatan Dokter Indonesia (IDI) akan terlaksana di Batam,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari sejumlah asosiasi wisata, seperti Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri yang menggelar Batam Treasure Hunt.

Lalu Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri) Kepri juga akan menggelar kegiatan gowes bersama, dan terakhir ada Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Kepri juga akan menggelar event di Kepri Mall dalam waktu dekat.

“Cukup banyak acara yang digelar menjelang bulan puasa. Ini jadi satu terobosan baru untuk menarik minat wisatawan ke Batam. Tentu saja kami mengutamakan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Untuk saat ini, segmen yang digarap dunia usaha di Batam
masih wisatawan domestik.

“Kegiatan-kegiatan semacam ini sudah ter-branding melalui media sosial dan secara global sudah dibaca, sehingga menjadikan salah satu daya tarik sendiri di Batam,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan-kegiatan pariwisata di Batam.

Dengan kegiatan tersebut peserta diharapkan akan mengenali banyak destinasi wisata di Kota Batam.

“Kita sangat mendukung, kita butuh event yang menarik dan spektakuler untuk menarik wisatawan,” katanya.

Ia menyampaikan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengembangkan infrastruktur dan memperindah Kota Batam dalam konsep pariwisata.

Kota Batam juga memiliki amenitas yang lengkap, seperti adanya hotel, resort, rumah sakit dan pelabuhan internasional.

Kemudian Batam juga mempunyai ragam event budaya dan
pariwisata.

“Semoga kegiatan-kegiatan ini menjadi agenda tahunan
untuk menarik wisatawan,” sebutnya.

Update