Selasa, 28 April 2026

Satu Lagi, Hotel di Batam Tutup

Berita Terkait

batampos.co.id – Jumlah hotel yang tutup akibat pandemi Covid-19 di Kota Batam semakin bertambah.

Setelah sebelumnya Hotel Nagoya Plasa yang menutup operasionalnya, kini giliran Hotel Evitel di Pelita terpaksa melakukan hal serupa.

Anggota Komisi II DPRD Kota Batam yang membidangi
ekonomi, keuangan, dan industri, Udin P Sihaloho, mengharapkan penyelesaian yang berimbang antara karyawan dan pihak manajemen hotel jika memutuskan untuk menutup operasional.

Dengan kondisi pandemi saat ini, tentunya karyawan yang terkena PHK sangat mengharapkan penyelesaian yang baik dengan manajemen hotel.

“Pengelola juga harus bijaksana untuk bertahan di era pandemi Covid-19 yang belum selesai sampai saat ini. Atau paling tidak, berusaha untuk menutup biaya operasional dulu,” ujar Udin, Selasa (16/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dalam pandangannya, tutupnya sejumlah hotel di Kota Batam akibat pandemi Covid-19, merupakan hal yang wajar.

Sebab, memang terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan akibat terbatasnya akses perjalanan.

“Kita bisa melihat Batam yang biasanya ramai didatangi wisatawan mancanegara setiap akhir pekan, tapi karena pandemi kunjungan turun drastis,” katanya.

Sementara untuk Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Batam saat ini hanya sebatas urusan pekerjaan.

“Dengan kondisi ini, pendapatan hotel sangat terimbas,”
imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, pandemi Covid-19 memang sangat berdampak untuk pariwisata yang berimbas ke perhotelan dan usaha terkait.

Sehingga, di awal pandemi banyak hotel yang memutuskan
tutup.

Namun, faktor tutupnya hotel-hotel di Batam juga beragam, mulai dari sepinya tamu, renovasi, beralih manajemen, sosial distancing, dan lainnya.

“Ada beberapa faktor penyebab tutup. Banyak yang tutup sementara dan akhirnya buka kembali,” terang Ardi.

Sambung Ardi, di masa pandemi, pemerintah juga telah banyak memberi keringanan kepada hotel.

Di antaranya, penundaan pembayaran pajak hingga penghapusan denda pajak. Bahkan, pemerintah juga memberikan dana hibah untuk hotel dan restoran.

“Yakin lah kondisi ini cepat berlalu,” katanya.(jpg)

Update