batampos.co.id – Pelaku pariwisata Batam akan segera diberikan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat ini.

Penyuntikan vaksin akan disaksikan langsung Menteri Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Sabtu (20/3/2021) nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan, untuk tahap pertama, pelaku wisata yang akan divaksin berada di kawasan Nongsa.


“Tadi saya sudah konfirmasi sama Pak Buralimar (Kepala Dinas Pariwisata Kepri) terkait vaksinasi ini. Tahap awal memang yang kawasan Nongsa dulu. Nanti baru menyusul yang lain,” ujarnya,
Kamis (18/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Informasi awal, sebanyak 1.500 pelaku wisata yang ada di kawasan Nongsa akan mendapatkan vaksinasi.

Karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia, maka belum semua pelaku pariwisata yang bisa diberikan vaksinasi.

“Kita tinggal menunggu dari provinsi saja, kalau Batam sudah siap tentunya,” sebutnya.

Kementerian Kesehatan akan melakukan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun pada Senin 8 Februari 2021, pukul 09.00 WIB. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Ardi menjelaskan, vaksinasi ini merupakan langkah awal jelang dibukanya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Malaysia, pertengahan April mendatang.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,
yang menyebut dua kawasan wisata yang akan menjadi titik awal masuknya wisatawan mancanegara adalah Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina di Nongsa, Batam.

Ardi melanjutkan, dengan dimulainya vaksinasi bagi pelaku pariwisata ini, diharapkan bisa menjadi jaminan dan bukti kesiapan Batam dalam menyambut wisman.

“Vaksin kita harapkan bisa jadi jaminan dan kepercayaan wisman untuk datang kembali ke Batam ketika pintu masuk dibuka,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, mengatakan, bakal ada 3.000 pelaku pariwisata yang akan divaksin. Pencanangannya dilakukan pada Sabtu (20/3/2021) mendatang.

Pihaknya mengusulkan pelaku wisata di kawasan Nongsa dan Lagoi. Wilayah Lagoi, dari 3.000 pelaku pariwisata yang diajukan, pada tahap ini 1.500 pelaku pariwisata dulu yang akan divaksin.

Untuk Nongsa, ada sebanyak 2.000 pelaku pariwisata diajukan, yang divaksin 1.500 dulu.

Ia berharap, apabila pelaku pariwisata sudah divaksin, mampu meningkatkan kepercayaan para wisman yang hendak berlibur ke Kepri nantinya.

Pihaknya menunjukkan bahwa Kepri siap menerapkan protokol kesehatan melalui protokol Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE) atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Kita memberikan prioritas kepada pelaku pariwisata. Pak Gubernur juga sudah meminta 30 ribu vaksin untuk pelaku pariwisata,” kata Buralimar.(jpg)