batampos.co.id – Tim gabungan menyegel tempat usaha Windsor Bar & Cafe karena tidak mematuhi protokol kesehatan dan tidak mempedulikan peringatan yang diberikan sebelumnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, Salim, mengatakan, sidak dilakukan pada sabtu (20/3/2021) malam.

Ia menjelaskan, tim gabungan memberikan teguran berupa surat pernyataan atau peringatan kepada pengelola tempat usaha yang masih mengabaikan protokol kesehatan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.



“Selain imbauan, tindakan tegas kita mengamankan alat musik berupa mixer dan penyegelan atau penutupan tempat usaha Windsor Bar & Cafe karena telah melanggar prokes dan peringatan yang diberikan,” katanya.

Kata dia, tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi terdiri dari Unit Jatanras Subdit 3 Dirkrimum Polda Kepri, Sat Sabhara Polda Kepri, Kodim, POM AD, POM AL, Kejaksaan, Satpol PP, Ditpam BP Batam, dan Bagian Hukum Setdako Batam.

Tim gabungan menyegel tempat usaha Windsor Bar & Cafe karena tidak mematuhi protokol kesehatan dan tidak mempedulikan peringatan yang diberikan sebelumnya. Foto: Pemko Batam utnuk batampos.co.id

“Tim bergerak di dua Kecamatan; Batamkota dan Lubukbaja sejak pukul 20:00 hingga 23:55 WIB,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim sebelumnya menggelar apel gabungan di depan Kantor Wali Kota Batam.

Usai apel, tim langsung menuju ke Centro Cafe, sidak dilanjutkan ke Mega Legenda.

“Di Mega Legenda, petugas mendatangi Diligh Cafe, Cocco Cafe, Point Cafe, Sugar Cafe, Sudut Cafe, dan Ayam Kremes Pak Pres,” ujarnya.

Dari sejumlah lokasi itu, petugas mengamankan satu alat musik mixer dari Ayam Kremes Pak Pres.

Setelah dari Mega Legenda, petugas berpindah ke Cubezon di Bida Asri 2, kemudian pada pukul 22.20 mengarah ke Windsor Bar & Cafe.

“Dari sidak petugas, masih ditemukan cafe tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak menjaga jarak pengunjung yangduduk, tidak dilengkapi alat cuci tangan dan ditemukan pengunjung yang tidak memakai masker,” kata Salim.

Atas temuan itu, petugas telah mengimbau pengelola usaha untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.(*/esa)