batampos.co.id – Pemko Batam kembali mengajukan usulan untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ke pemerintah pusat yang rencananya akan dibuka April mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengatakan, usulan Pemko Batam untuk CPNS yakni sebanyak 445 formasi, dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) 2.821 formasi.

Namun, untuk kuota yang diberikan nanti masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat.



”Sementara itu dulu. Jadi kita berharap semua usulan untuk tahun ini bisa dikabulkan pusat tentunya,” kata Jefridin, Senin (22/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia merinci, usulan CPNS dari kalangan guru memang tidak ada, karena memang dari pusat tidak membuka dan dialihkan ke PPPK.

Formasi CPNS tenaga kesehatan sebanyak 202, dan tenaga teknis 243 orang. Usulan PPPK untuk tenaga guru 2.626 orang, tenaga kesehatan 171 orang, dan tenaga teknis sebanyak 26 orang.

Jefridin mengatakan, kebutuhan paling banyak untuk tenaga guru. Saat ini, sedikitnya terdapat dua ribu lebih tenaga guru dari kalangan honorer.

Kehadiran tenaga honorer sangat membantu guru CPNS dalam menjalankan tugas.

Setiap tahun, lanjutnya, kebutuhan guru terus bertambah. Hal ini dipengaruhi bertambahnya sekolah dan calon peserta didik yang masuk ke sekolah negeri.

Dalam satu tahun, Pemko Batam menambah satu hingga dua sekolah baru, dan itu berdampak kepada penambahan kebutuhan guru.

”Guru prioritas. Makanya kami usulkan sebanyak mungkin, agar kebutuhan bisa terpenuhi,” ujarnya.

Jefridin berharap, tenaga guru yang berstatus honorer bisa memanfaatkan kesempatan untuk menjadi PPPK karena untuk CPNS guru tidak dibuka dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Meskipun PPPK, pendapatan yang diterima sama dengan CPNS, yang berbeda hanya jangka waktunya selama lima tahun.

Karena mereka pegawai dengan perjanjian kerja. Tidak saja gaji pokok, nanti mereka juga akan menerima tunjangan dari pemerintah.

”Jadi, tidak ada bedanya. Saya sangat berharap semua ini bisa menjadi peningkatan karir bagi tenaga guru yang saat ini berstatus honorer, termasuk tenaga kesehatan dan teknis,” bebernya.

Untuk seleksi, tidak ada perbedaan dari tahun sebelumnya. Peserta diminta mempersiapkan diri dan memenuhi syarat agar
bisa lolos ke tahap selanjutnya.

Ujian masih menggunakan komputerisasi, dan sangat transparan.

”Untuk juknis dan tahap pelaksanaan penerimaan CPNS ini masih menunggu dari pusat,” tutupnya.(jpg)