batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan fatwa bahwa vaksin Covid-19 AstraZeneca boleh digunakan. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi pun mengimbau masyarakat Indonesia tidak ragu untuk menggunakan vaksin tersebut.

Vaksin ini juga sudah mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EAU) di Indonesia dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak ragu menggunakan vaksin AstraZeneca karena hal tersebut sudah mendapat fatwa dari MUI,” terang Wamenag, Selasa (23/3).

Wamenag juga meminta masyarakat untuk tidak menjadikan polemik perbedaan pendapat fatwa tentang kehalalan vaksin AstraZaneca. Sebab, baik yang memfatwakan halal maupun yang tidak, keduanya berkesimpulan bahwa vaksin AstraZeneca boleh digunakan karena ada unsur kedaruratan dan kebutuhan syar’i yang mendesak, yaitu mengatasi pandemi Covid 19 yang sudah banyak menelan korban jiwa manusia.


“Dalam ajaran agama, menjaga keselamatan jiwa manusia itu harus lebih diutamakan dan didahulukan,” jelas dia.

Dengan program vaksinasi, lanjut Wamenag, diharapkan Indonesia dapat segera mencapai kekebalan kolektif (herd immunity). Dengan begitu, hal ini dapat menekan laju penyebaran Covid-19 dan masyarakat selamat dari bahaya virus Corona.

“Pemerintah telah menargetkan herd immunity masyarakat bisa tercapai pada Maret 2022. Untuk hal tersebut, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mendukung program pemerintah tersebut agar masyarakat terbebas dari virus Corona,” tandasnya.(jpg)