batampos.co.id – Polresta Barelang mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berkenalan dengan orang baru melalui aplikasi pencarian jodoh.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan,  mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah tiga kali menerima laporan masyarakat tentang kasus penipuan dan pencurian dari aplikasi pencarian jodoh.

Bahkan, dari hasil penyelidikan dari kasus penipuan dengan modus aplikasi pencarian jodoh itu, pelaku yakni BHP yang diamankan beberapa waktu lalu, sudah berkali-kali beraksi dengan modus serupa.



”Pelaku sudah tiga kali melakukannya, itu sesuai informasi serta laporan dari masyarakat,” ujarnya kemarin.

Andri menjelaskan, dalam aksinya, Beni berkenalan dengan wanita dengan menggunakan data pribadi palsu.

Pelaku kemudian bertemu targetnya dan berencana menggasak barang berharga milik korban.

”Saat ada kesempatan, pelaku membawa barang milik korban ini,” kata Andri.

Dengan kejadian ini, Andri mengimbau kepada masyarakat untuk waspada menggunakan media sosial (medsos) atau aplikasi pencarian jodoh.

Ia meminta masyarakat untuk memastikan data asli pengguna akun medsos tersebut.

”Termasuk aplikasi yang ada. Jangan tergiur dengan hal-hal yang murah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang mengamankan BHP di Batuaji, Kamis (18/3/2021).

Pria 26 tahun ini ditangkap usai mencuri barang berharga milik Ida Sofia, warga Sekupang.

BHP mengelabui Ida, wanita yang dikenal lewat aplikasi perjodohan, dengan membawa kabur tas dan ponsel korban saat bertemu.(jpg)