batampos.co.id – Pencurian uang kotak infak kembali terjadi di Masjid Al Mukhlisin yang berlokasi di jalan raya Tanjunguban-Tanjungpinang Km 53, RT 01/RW 02, Kampung Kerajan, Desa Seri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Minggu (21/3) dini hari.

Ketua RW 02 Kampung Kerajan, Desa Sri Bintan, Sugianto mengatakan, ini yang ketiga kalinya uang kotak infak dicuri. ”Dulu pelakunya masih anak-anak, sedangkan yang sekarang kelihatannya sudah dewasa,” kata pria yang akrab disapa Yanto.

Pria yang juga mengurus masjid ini mengetahui pasti pelakunya orang dewasa dan berjumlah dua orang dari rekaman CCTv yang terpasang di masjid. ”Karena sudah berulang kejadiannya, makanya dipasang CCTv,” ujarnya.


Berdasarkan rekaman CCTv, katanya, dua pelaku datang dari hutan belakang tempat pendidikan Alquran (TPQ) yang berada tepat di samping masjid tersebut.

Kemudian, keduanya masuk ke teras dalam masjid dan berjalan ke arah belakang masjid. Mereka lalu memindahkan kotak infak yang diletakkan di pojok belakang masjid dengan mengangkatnya.

”Lumayan berat kotak infak yang dibobol, adalah sekitar 30 kilogram karena terbuat dari besi. Kotak infak juga terkunci dengan empat buah gembok,” katanya.

Dikatakannya juga, kotak infak yang terbuat dari besi itu biasanya dibuka setahun sekali. Dia memprediksi pelakunya sudah berpengalaman. Karena, dalam waktu 20 menit mereka mengangkat kotak infak ke belakang TPQ, kemudian merusak empat gembok kotak infak dan mengasak uangnya.

”Dari rekaman CCTv terlihat mereka masuk sekira pukul 03.20 WIB dan keluar sekira pukul 03.40 WIB,” ujarnya.

Ditanya ciri-ciri kedua pelaku, ia mengatakan, melihat dari rekaman CCTv, seorang pelaku berperawakan kurus tinggi menggunakan pakaian seperti jaket yang ada penutup kepala, sedangkan pelaku lainnya berbadan agak pendek dengan memakai topi di kepala.

Kejadian ini diketahui sekira pukul 04.30 WIB. Saat itu, seorang warga yang datang ke masjid untuk mempersiapkan air salat Subuh. (*/jpg)