batampos.co.id – Layanan online di Disdukcapil Kota Batam kerap bermasalah. Akibatnya, pelayanan kepada masyarakat juga ikut terganggu.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, mengatakan, terkait dengan gangguan jaringan merupakan sesuatu yang tak dapat dihindari.

Pasalnya, server yang ada di Disdukcapil sudah termakan usia sehingga selalu mengalami gangguan.


”Kemarin itu saya sudah hubungi Disdukcapil melalui Kadis, di tahun 2021 itu sudah dianggarkan (pengadaan) di APBD murni terkait dengan server dan mesin cetak di seluruh kecamatan,” ujarnya, Rabu (24/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut Utusan, Kepala Disdukcapil Batam menyampaikan kepadanya, bahwa mesin cetak dan pembaharuan server dalam proses.

Untuk itu, ia mendorong Disdukcapil untuk mempercepat pembaruan server dan pembelian mesin cetak.

”Karena ini bisa jadi sangat prioritas. Menyangkut Disduk sebagai salah satu OPD (Organisasi perangkat Daerah) yang sangat vital perannya karena bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Untuk itu, sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Batam, ia terus mendorong pemko Batam melalui Disdukcapil melakukan langkah percepatan dan strategis agar proses pelelangan bisa lebih cepat.

Sehingga, pelayanan di Disdukcapil tidak mengalami kendala lagi.

”Kalau prosesnya masih lama, maka kami berharap Disdukcapil melakukan upaya secara manual. Artinya, pelayanan tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Meski, ia juga mengakui pelayanan secara manual tidak bisa diproses secara cepat, namun paling tidak, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti.

Termasuk juga, meminta Disdukcapil mencari server sementara.

”Misalnya masih memerlukan waktu satu minggu, harus ada upaya yang lain. Memang ini tidak ada unsur kesengajaan dari Disdukcapil, tapi memang kita tahu sendiri alat di sana sudah
sangat tua dan sangat tidak layak. Sehingga sekarang ini sering terjadi masalah,” tuturnya.(jpg)