batampos.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta semua masyarakat untuk bersabar menunggu giliran mendapatkan vaksinasi Covid-19. Sebab, saat ini, kata dia, baru kelompok prioritas terlebih dahulu yang boleh divaksinasi yakni tenaga kesehatan, sektor pelayan publik, dan lansia. Menkes Budi menegaskan pelaksanaan vaksinasi disesuaikan dengan jumlah ketersediaan vaksin yang ada.

Pernyataan itu diungkapkan Menkes Budi saat meresmikan Drive-Thru Vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Kamis (25/3). Menurutnya, dengan waktu satu tahun untuk memvaksinasi dan sisa 6 bulan lagi nantinya untuk memvaksinasi, artinya dalam satu hari harus satu juta orang divaksinasi. Dirinya menegaskan sudah nanti pada bulan Juli 2021, barulah vaksin akan tersedia dalam jumlah memadai.

“Secara statistik harus satu juta orang divaksinasi sehari. Maka kami minta untuk sabar, stok yang tersedia saat ini hanya 24 persen. Kecuali mau suntik pakai air,” katanya dalam pidatonya sambil tertawa.



Menkes Budi menegaskan vaksinasi saat ini masih dalam pemanasan. Dan saat Juli nanti, vaksin baru akan mulai tersedia dalam jumlah besar. “Juli nanti, vaksinasi akan 3 kali lebih cepat dari sekarang. Ini baru pemanasan,” katanya.

“Ini baru pemanasan jangan dihentikan. Sabar dulu,” tegasnya lagi.

“Vaksinnya terbatas, enggak semua orang dapat duluan,” ungkap Menkes.

Sejauh ini per Kamis (25/3), sesuai data Satgas Covid-19, sudah 5,9 juta orang divaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama dan 2,7 juta untuk dosis kedua. Target sasaran vaksinasi untuk nakes, lansia, dan sektor layanan publik yakni sebanyak 40 juta orang.(jpg)