batampos.co.id – Sebanyak 35 ribu vaksin Covid-19 merek AstraZeneca tiba di Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, sama halnya dengan Sinovac, vaksin AstraZeneca ini nantinya juga akan disuntikkan sebanyak dua kali.

Vaksin AstraZeneca ini nantinya akan difokuskan bagi pekerja publik, lansia, ASN, atlet, wartawan dan guru.


Sebanyak 35 ribu vaksin ini ditargetkan dapat habis dalam jangka waktu dua minggu, walaupun masa kedaluwarsa sampai akhir Mei 2021.

”Agak sedikit berubah dari janji awal 40 ribu vaksin, yang datang hanya 35 ribu,” ujar Didi, Kamis (25/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Vaksin AstraZeneca. Foto: Reuters

Menurutnya, vaksin AstraZeneca ini sudah mulai disuntikkan kepada 200 orang petugas Bea Cukai.

Selain itu, pihak Dinas Kesehatan Batam juga tengah mendata jumlah guru dan lansia yang mendapatkan vaksin ini.

Total, hingga kemarin sudah sekitar 4 ribuan lansia yang mendaftar.

”Untuk lansia sampai hari ini kita sudah vaksin lebih kurang 400 orang,” tambah Didi.

Disamping lansia, vaksin AstraZaneca juga diutamakan bagi sektor pariwisata dan penunjang pariwisata.

Seperti di kawasan patiwisata Nongsa. Hampir keseluruhan pelaku penunjang pariwisata di sana mendapatkan vaksin.

Sehingga ke depan, kata Didi, target penerapan travel bubble bisa terwujud dengan baik. ”Setelah penunjang pariwisata ini, baru masyarakat sekitar,” bebernya.(jpg)