batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri akan melakukan pemantauan harga sembako menjelang Ramadan hingga Lebaran. Kegiatan ini bekerja sama dengan instansi terkait lainnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Teguh Widodo, mengaku sudah melakukan berbagai langkah pencegahan lonjakan harga sembako yang tak wajar.

“Beberapa waktu lalu kami telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai stakeholder, membahas ketersediaan dan harga sembako jelang Lebaran,” katanya, Kamis (25/3).


Teguh mengatakan, pihak-pihak yang datang dalam rapat itu, mulai Karantina Pertanian hingga Dinas Perdagangan. Dari rapat itu, diketahui stok pangan di Kepri, khususnya Batam masih cukup. “Stok masih cukup, pasokan juga lancar,” katanya.

Teguh menyatakan bahwa jajarannya memastikan stok sembako cukup hingga Ramadan dan Lebaran. Ia meyakini stok yang cukup akan membuat harga tetap terjaga.

“Sejauh ini tidak ada kelangkaan barang-barang pangan dan masih terbilang aman. Kami akan terus melakukan pemantauan, agar dapat segera mengetahui permasalahan di lapangan,” tuturnya.

Ia mengatakan, personel Ditreskrimsus Polda Kepri tidak hanya melakukan pengawasan, tapi juga sidak (inspeksi mendadak) jelang Ramadan. Ia berharap kegiatan-kegiatan ini meminimalisir spekulan-spekulan sembako. “Kami pantau dan kami awasi terus. Ada lonjakan harga, anggota akan langsung turun mengecek penyebabnya,” ujarnya.

Teguh mengatakan, masyarakat tidak perlu risau karena selama Ramadan hingga Lebaran stok bahan-bahan pokok masih mencukupi kebutuhan warga Batam.

Ia mengimbau kepada pedagang agar memanfaatkan momen Ramadan supaya tidak melakukan kecurangan seperti menimbun sembako. Sehingga menyebabkan harga sembako melambung.

Teguh memastikan akan menindak tegas oknum-oknum pedagang yang mencoba menimbun sembako. “Jika memang sengaja, pidana menanti mereka,” ungkapnya.(*/jpg)