batampos.co.id – Tim Safety Riding Capella Honda kembali melaksanakan seminar berbasis web dengan menggunakan aplikasi video conference. Kali ini tim menyambangi SMK Kolese Tiara Bangsa yang terletak di Komplek Permata Hijau Jalan Engku Putri Batam Kota.

Acara webinar yang bertajuk “Kemanapun Perginya Selalu cari Aman” yang dihadiri oleh hampir 100 orang peserta itu dibuka oleh perwakilan sekolah yang juga guru jurusan Akuntansi Sahat Pandapotan. Dalam sambutannya Sahat sangat mengapresiasi upaya Capella Honda untuk terus mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara.

“Meski kondisi tidak memungkinkan untuk edukasi tatap muka, namun tetap bisa dilaksanakan dengan media daring,” ujar Sahat.


Safety riding ala Capella Honda.

Dalam kegiatan tersebut ada tiga materi yang disampaikan oleh instruktur safety riding Capella Honda meliputi, awareness, basic skill dan cari aman. Di materi pertama instruktur menyampaikan tentang pengetahuan dasar berkendara yang meliputi faktor penyebab kecelakaan dan rambu-rambu.

“Perlu diketahui bahwa di tahun 2019 menurut data Korlantas terjadi 107.500 kasus laka lantas yang 75 persennya melibatkan kendaraan roda dua (sepeda motor),” kata instruktur safety riding Capella Honda Budi Winarto.

“Karenanya kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar paham akan keselamatan berkendara,” lanjutnya lagi.

Sedangkan di materi basic skill peserta diingatkan kembali untuk melakukan pemanasan sebelum berkendara, terutama jarak jauh. Selain itu juga tentang postur berkendara yang ideal saat berkendara sendiri maupun berboncengan dan tak ketinggalan tentang teknik pengereman serta teknik manuver di tikungan.

Materi berikutnya yaitu cari aman disampaikan di penghujung acara. Menurut Budi, cari aman Honda adalah perspektif baru dalam melihat pentingnya keselamatan berkendara khususnya generasi muda bahwa perlengkapan berkendara tidak hanya bisa melindungi helm dan jaket tetapi juga menjadi bagian dari style atau gaya hidup.

Tak hanya itu jika ada masyarakat atau sekolah yang membutuhkan edukasi dipersilakan untuk menghubungi dealer Honda terdekat.

Sejauh ini pihaknya mengaku telah mengedukasi beberapa sekolah, komunitas motor, dan kelompok masyarakat yang seluruhnya lewat daring. “Kita berharap kondisi saat ini bisa segera berlalu dan tim safety riding Honda bisa melakukan edukasi secara tatap muka lagi,” tutup Budi.(nto)