batampos.co.id – Banyak warga Batam yang menantikan tes Covid-19 menggunakan alat GeNose segera diberlakukan di berbagai pintu keberangkatan di Batam karena harganya yang terjangkau. Nah, kabar baiknya, Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan menggunakan metode uji Covid-19 pakai alat GeNose terhitung mulai 1 April mendatang.

Alat pendeteksi Covid-19 ini dijamin berbiaya murah, di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu sekali tes. Dibandingkan dengan rapid test antigen maupun PCR yang biayanya ratusan ribu rupiah, harga tes GeNose jauh lebih ekonomis dan praktis.

General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, pendeteksian Covid-19 dengan alat GeNose di Bandara Hang Nadim akan dioperasikan Rumah Sakit BP Batam.


”Surat Edaran soal GeNose sudah ada. Lagi persiapan, semoga 1 April sudah berjalan,” katanya, seperti dikutip Harian Batam Pos, Senin (29/3).

Ia mengatakan, tempat pelaksanaan uji GeNose berada di lokasi pengujian rapid test antigen. Setelah ada GeNose, rapid test antigen tidak akan ada lagi di Hang Nadim. Ruang pengujiannya akan disekat-sekat. ”Kayak tempat telepon di zaman dulu,” tuturnya.

Direktur RSBP Batam, dr Afdhalun A Hakim, mengatakan bahwa alat GeNose sudah berada di Batam. Pengujian awal GeNose pun sudah dilakukan. Saat ini, RSBP sedang memasang GeNose di Bandara Internasional Hang Nadim. ”Alatnya lebih dari satu dan beroperasi 1 April,” ungkapnya.

Ia berharap, GeNose dapat memudahkan masyarakat yang akan keluar daerah. GeNose memiliki sensitivitas yang cukup tinggi, namun rapid test antigen lebih akurat.(*/jpg)