batampos.co.id – Wakil Gubernur Marlin Agustina berpesan agar tujuan vaksinasi tercapai, maka masyarakat yang sudah divaksin agar dapat tetap menjalankan protokol kesehatan. Saat ini, baik di Batam maupun Tanjungpinang, masih tetap ada tambahan pasien yang terkonfirmasi positif. Semua harus berperan memutuskan mata rantai sebaran covid-19, salah satunya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Pembentukan imun tubuh pasca vaksinasi itu butuh waktu. Oleh karena itu prokes wajib masih ditegakkan. Juga kepada calon penerima vaksin, saya berpesan, jangan takut, vaksin ini pasti ada efeknya, tetapi tidak berbahaya. Seperti saat kita imunisasi waktu bayi,” kata Marlin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada Tokoh Lintas Agama dan Tokoh Masyarakat di Jalan Bakar Batu, Tanjungpinang, Senin (29/3).

Marlin berharap mekanisme vaksinasi di Provinsi Kepri harus semakin baik lagi. Meskipun saat ini sudah cukup baik.


Wagub Marlin saat meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada Tokoh Lintas Agama dan Tokoh Masyarakat di Jalan Bakar Batu Tanjungpinang, Senin (29/3). (Foto:HumasPemprov)

“Kita akan terus melakukan evaluasi-evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi di Kepri, agar target nasional 70 persen populasi divaksin dapat tercapai. Kita akan terus menggesa pelaksanaannya karena makin banyak yang divaksin, maka pemerintah pusat akan melihat dan akan mengirim kembali dosis-dosis vaksin,” kata Wagub Marlin.

Soal lokasi vaksinasi, Marlin juga menyarankan agar dilaksanakan di dalam gedung, jika melihat kondisi cuaca saat ini. Misalnya dengan menjalin kerjasama-kerjasama dengan organisasi kemasyarakatan lainnya agar prosesnya berjalan lancar.

Sebelum meninjau vaksinasi di Tanjungpinang, Wagub Marlin pada Senin pagi, juga meninjau vaksinasi di Batam. Sebanyak 1.760 imam, bilal dan mubaligh divaksin di Golden Prawn, Batam.

Pembina Ikatan Tionghoa Muda Provinsi Kepri yang juga Angggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua yang menyambut kedatangan Wagub Marlin menyampaikan bahwa target vaksinasi dosis pertama kemarin sebanyak 235 orang.

“Kami akan terus membantu Pemprov Kepri untuk mengevaluasi pelaksanaan vaksinasi. Seperti hari ini kita dapat memvaksin 80 orang dalam satu jam, dimana sebelumnya saat vaksinasi lansia dosis pertama hanya sekitar 60 orang per jam. Ini merupakan peningkatan” ungkap Rudi.(*/uma)