batampos.co.id – Pemerintah mengklaim, penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dari sisi kesehatan sudah semakin membaik. Hal tersebut tercermin dari angka kasus Covid-19 tercatat yang tercatat terus turun.

Pada Senin (29/3) kasus penularan sebanyak 5.008 kasus. Sedangkan angka sembuh berada di level yang sama, tepatnya sebanyak 5.418. Untuk kasus meninggal tercatat sebanyak 132 orang. Secara kumulatif kasus positif menjadi 1.501.093, kasus sembuh 1.336.818, dan kasus meninggal 4.0581.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengatakan, membaiknya angka penularan Covid-19 karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro yang berjalan efektif, yang dibarengi dengan proses vaksinasi nasional.



“Tingkat kasus aktif yang lebih baik dari angka global dan penurunan persentase kasus aktif, tingkat kematian dan tingkat persentase kesembuhan pasca kebijakan PPKM Mikro dan kebijakan vaksinasi,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Senin (30/3).

Ia menuturkan, pemerintah terus berupaya memitigasi dampak pandemi untuk menjaga momentum pemulihan kesehatan dan ekonomi, khususnya meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan konsumsi dan investasi.

Sehingga, pemerintah mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi sebagai strategi untuk meningkatkan kepercayaan publik. Hingga 28 Maret 2021, vaksinasi telah mencatatkan realisasi 10,49 juta dosis. Rinciannya, 7,25 juta orang baru menerima suntikan dosis pertama dan 3,24 juta orang menerima suntikan kedua.

“Akan terus diupayakan agar kekebalan kelompok dapat dicapai dalam satu tahun,” ucapnya.

Seiring dengan program vaksinasi, Airlangga menambahkan, pemerintah konsisten menerapkan PPKM Mikro untuk menekan penambahan kasus Covid-19 dengan menyeimbangkan aspek sosial dan ekonomi.(jpg)