batampos.co.id – Rencana Pemko Batam untuk membagikan paket sembako gratis untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19 seperti tahun lalu, belum jelas hingga kini.

Namun, Pemko Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, kini bersiap mendistribusikan paket sembako murah untuk masyarakat yang kurang mampu.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, program sembako murah ini merupakan program prioritas untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat.


Sebanyak 35.200 paket sembako murah akan didistribusikan di 12 kecamatan.

”Nanti setiap kecamatan ada dua titik pendistribusian yang kami buat. Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan sembako,” ujarnya, Selasa (30/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ilustrasi. Ratusan warga antre sembako murah yang digelar Pemko Batam di beberapa waktu lalu. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Gustian mengatakan, saat ini paket sembako masih dalam tahap lelang. Hingga kini, belum ada pemenang untuk penyediaan paket sembako murah ini.

Sesuai rencana, pendistribusian sembako murah ini akan dijadwalkan 5-10 April mendatang.

”Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera dapat pemenangnya, sehingga prosesnya bisa segera dimulai. Kalau bisa sebelum bulan puasa sudah bisa kita distribusikan,” jelasnya.

Untuk mendapatkan paket sembako murah ini, warga cukup membayar Rp 50 ribu.

Isi paketnya yakni beras 5 kilogram (kg), minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kg. Untuk data penerima sembako ini, sudah didata lurah dan camat setempat.

”Pembagian di dua titik biar tidak terlalu ramai saat pembagian sembako ini,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Bengkong, Fairuz Batubara, mengatakan, pendistribusian sembako murah ini ada di dua tempat.

Pertama, untuk Kelurahan Bengkong Sadai dan Bengkong Indah dipusatkan di kawasan Lytech. Kedua, untuk Bengkong Laut dan Tanjungbuntung, dilaksanakan di Pujasera Golden King.

”Sementara ini, belum ada arahan untuk door to door (diantar langsung ke rumah warga). Jadi masih digelar di tempat terbuka dan memiliki area cukup luas,” imbuhnya.

Sedangkan langkah antisipasi untuk menghindari keramaian di tengah pandemi ini, pihaknya akan mengerahkan anggota Satpol PP sebagai petugas pengamanan.

Nanti akan diatur jarak agar tidak ada kerumunan.

”Kita memang mencari area yang cukup luas, sehingga bisa nanti kita atur agar warga ini bisa tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mudah-mudahan semua patuh nanti saat pendistribusian,” terangnya.(jpg)