batampos.co.id – Pegawai BPJS Kesehatan cabang Kota Batam divaksinasi Covid-19 pada Selasa (30/3/2021).

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Rachmadi, mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan seluruh pegawai BPJS Kesehatan kepada Dinas Kesehatan Kota Batam agar dapat dilakukan proses pendataan guna pelaksanaan vaksinasi.

Hal itu lanjutnya dalam rangka menyukseskan program vaksinasi dan menindaklanjuti imbauan Kementerian Kesehatan.



“Seluruh pegawai BPJS Kesehatan baik pegawai tetap, tidak tetap dan Tenaga Alih Daya (TAD) dengan jumlah 74 orang sudah kami daftarkan untuk menjalankan proses vaksinasi. Sesuai rencana proses vaksinasi dilaksanakan pada Selasa (30/03) di Rumah Sakit Budi Kemuliaan,” kata Irfan.

Salah seorang pegawai BPJS KEsehatan Cabang Batam saat menjalani vaksinasi Covid-19 di RS Budi Kemuliaan. Foto: BPJS Kesehatan Cabang Batam

Tidak hanya di Batam, Irfan juga memastikan seluruh pegawai yang berada di Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Batam, turut menjalankan vaksinasi.

“Pegawai yang di kantor Kabupaten Karimun sudah duluan menjalani vaksinasi pada 5 Maret 2021 kemarin, dan sudah melakukan vaksinasi yang kedua,” kata Irfan.

Setelah dilakukan vaksinasi, Irfan mengatakan tidak ada keluhan yang dirasakan oleh pegawai.

Hanya gejala ringan dan tidak berkepanjangan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir yang berlebihan dengan rumor yang beredar terkait vaksinasi.

“Ada beberapa yang pusing dan menurut tim medis ini adalah hal yang wajar. Intinya tidak perlu terlalu khawatir,” kata Irfan.

Salah satu tenaga medis yang merupakan PIC vaksin di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Evelyn, mengatakan pihaknya melaksanakan vaksinasi sesuai standar.

Diawali dengan pengisian formulir, pendaftaran, skrining kesehatan dengan pemeriksaan tensi dan suhu badan. Setelah itu baru dilakukan vaksinasi dan observasi.

“Setelah menerima vaksin, pada beberapa orang akan mengalami gejala pusing hingga mual, namun itu adalah hal yang wajar. Oleh karena itu setelah vaksin kita akan melakukan observasi selama 30 menit, untuk memastikan kondisi pasien,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa setelah menerima dosis pertama, pegawai BPJS Kesehatan akan diberikan dosis kedua setelah 14 hari yang jatuh pada tanggal 13 April 2021 mendatang.(*/esa)