batampos.co.id – Aksi teror di Mabes Polri oleh pelaku yang membawa senjata api, membuat Polda Kepulauan Riau melakukan peningkatan pengawasan dan penjagaan.

”Setelah kejadian di Mabes Polri, maka Polda kepri beserta Polres jajaran sudah ada SOP-nya dalam hal peningkatan penjagaan,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Rabu (31/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Harry mengatakan, Kapolda Kepri sudah menginstruksikan ke jajaranya agar dapat meningkatkan kewaspadaan.


Instruksi ini tidak hanya di Polda Kepri, tapi Polresta, Polres-Polres hingga Polsek.

”Kewaspadaan ini tidak hanya ke Markas saja, tapi juga individu anggota Polri,” tuturnya.

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini, kata Harry, sudah dijalankan. Setiap personel sudah mengetahui tugas-tugasnya, saat SOP kewaspadaan ini dilaksanakan.

Pantauan Batam Pos di lapangan, suara alarm sebanyak dua kali dengan nada panjang berbunyi di Mapolda Kepri.

Alarm ini berlangsung dari pukul 17.49 hingga 17.52 WIB, lalu berbunyi lagi dari 17.52 hingga 17.55 WIB.

Seluruh personel Polri di Mapolda Kepri keluar dan melaksanakan apel siaga. Jajaran personel Polri terlihat hilir mudik di Mapolda Kepri.

Penjagaan pintu masuk ke Mapolda ditingkatkan, personel yang jaga menggunakan peralatan lengkap. Setiap yang masuk ke Mapolda diperiksa, baik orangnya maupun kendaraanya.(jpg)