batampos.co.id – Pemeriksaan GeNose di Bandara Hang Nadim masih menunggu persetujuan dari Menteri Perhubungan.

Walaupun begitu, RSBP Batam sudah menyiapkan segala peralatan pengecekan GeNose di Bandara Hang Nadim.

Ada 7 ribu kantong untuk pengecekan GeNose disiapkan per harinya.

Berdasarkan kalkulasi, stok kantong GeNose milik RSBP cukup untuk melakukan pemeriksaan selama sebulan.

Kepala Otban (Otoritas Bandara) Wilayah II Medan, Agustono, menyatakan persiapan di Bandara Hang Nadim sudah sesuai standar.

”Pengoperasian masih menunggu arahan,” katanya, Jumat (2/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah 2 Medan, Agustono, saat melakukan simulasi penggunaan tes GeNose di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Ia mengatakan dari pengawasannya di wilayah II, baru Bandara Hang Nadim yang persiapannya sudah matang. Sedangkan bandara lainnya masih belum.

”Bandara lainnya masih akan saya cek dulu,” ucapnya.

Ia mengatakan, persiapan Hang Nadim cukup bagus. Hanya tinggal menunggu instruksi dari Menteri Perhubungan saja.

Ia berharap dengan adanya GeNose ini dapat meningkatkan gairah penerbangan.

”Semoga animo masyarakat kembali naik,” ujarnya.

General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, megatakan akan menyiapkan pengamanan dan pengawasan pemeriksan GeNose di bandara.

Ia memprediksi pemeriksaan Ge-Nose ini membludak, mengingat harganya cukup murah dibandingkan Antigen maupun PCR yaitu hanya Rp 40 Ribu.

”Tapi saya ingatkan lagi ke masyarakar, GeNose bukan satu-satunya syarat untuk terbang. Ada Antigen atau PCR” ujarnya.

Selain itu, Benny mengingatkan ke masyarakat bahwa pemeriksaan GeNose hanya berlaku satu hari.

Jadi, masyarakat harus menjalani pemeriksaan di hari yang sama dengan jadwal penerbangan.

”Kadang ada yang merasa begini, berangkat besok tapi hari ini pemeriksaannya. Saya ingatkan itu tidak akan berlaku, karena GeNose berlakunya di hari yang sama. Namun, AntiGen masih
bisa, semua ini sesuai Surat Edaran yang terbaru,” tuturnya.

Kepada masyarakat yang nantinya melakukan pemeriksaan GeNose, Benny berharap dapat datang 4 jam sebelum keberangkatan.

Karena diprediksi antrean GeNose akan ramai, sehingga perlu datang lebih awal dari jadwal keberangkatan.

”Jangan sampai batal terbang, akibat masih antre pemeriksaan GeNose,” ucapnya.

Benny berharap Kemenhub segera memberikan restu untuk pengoperasian pemeriksaan GeNose di Hang Nadim.

”Semoga saja dalam minggu ini,” tuturnya.(jpg)