batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta agar para pengusaha tidak lagi menunda pembayaran tunjangan hari raya (THR) pada Hari Raya Lebaran 2021 mendatang seperti tahun lalu. Hal ini ia sampaikan ketika berdisuksi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Dia juga meminta agar Kadin mendorong potensi daerah masing-masing untuk dapat dikembangkan khususnya yang menyangkut padat karya. Dorongan ini juga di maksudkan agar perekonomian masyarakat bergerak.

“Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen,” terang dia dalam keterangannya, Minggu (4/4).


Kata dia, pemerintah juga sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada para pengusaha dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Airlangga pun turut menyampaikan, kebijakan pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19 akan diteruskan seiring dengan dilakukannya program vaksinasi.

Adapun, alokasi anggaran Program PEN di 2021 sebesar Rp 699,43 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan realiasi PEN di tahun lalu yang sebesar Rp 579,78 triliun. Khusus untuk dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) telah dialokasikan anggaran PEN sebesar Rp 184,83 triliun.

Anggaran untuk dukungan UMKM dan pembiayaan Korporasi diberikan melalui enam stimulus, yaitu Subsidi Bunga UMKM, Bantuan Produktif Usaha Mikro, Subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP), Penempatan Dana pada Bank Umum, Insentif Pajak, dan Restrukturisasi Kredit.

Kepada sektor pariwisata khususnya hotel, restoran dan kafe (Horeka), pengusaha dapat memanfaatkan fasilitas relaksasi kredit penambahan modal kerja dengan sistem penjaminan.

“Akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD),” pungkasnya.(jpg)