batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, menggunakan kesempatan kunjungan kerja Gubernur Kepri, Ansar Ahmad ke Anambas untuk menyampaikan sejumlah persoalan. Dalam sambutannya ia menyinggung akses fasilitas transportasi penunjang pariwisata yang masih terbatas.

“Jika akses orang datang berkunjung ke Kepulauan Anambas masih terbatas dan masih lemah, maka potensi di daerah ini tidak akan memberikan dampak yang positif untuk ekonomi kepada masyarakat,” ucap Abdul Haris dalam sambutan pembukaan Musrenbang Kabupaten Anambas, pada Minggu (4/4/2021).

Sebab daerah Kepulauan Anambas memang memiliki potensi yang besar yang dapat memberikan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini, seperti pariwisata dan perikanan.


Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, saat menyampaikan sambutan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kepulauan Anambas, Tarempa, pada Minggu, (4/4/2021). (Foto:Faidillah/batampos.co.id)

“Mudah-mudahaan kami yakin percaya pak Gubernur Kepri, punya tekad dan niat yang besar untuk membangun Kepulauan Anambas. Ini menjadi harapan baru bagi kami untuk percepatan pembangunan di daerah ini,” ujarnya.

Lanjut dia lagi mengutarakan, penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) RKPD berdasarkan undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Rencana Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Masih kata dia, perlu disampaikan bahwa pada tanggal 30-31 Maret tahun 2021 pihaknya telah menyelenggarakan pra Musrenbang RKPD dan diskusi sidang kelompok.

Secara peraturan pihaknya tidak melewati batas yang telah ditentukan yang dimana Musrenbang RKPD kabupaten atau kota dilaksanakan paling lambat pada bulan Maret.

Adapun prioritas dalam pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas yang perlu diperhatikan adalah penguatan sistem pelayanan kesehatan, pemulihan ekonomi, pembangunan sumber daya dan birokrasi efektif serta konektifitas wilayah.

“Kemudian perikanan dan pariwisata yang berbasis ekonomi kerakyatan dengan lingkungan yang lestari,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad, mengatakan dalam memporsikan anggaran ke setiap daerah di Kepri akan disalurkan secara adil dan profesional.

Hal itu disampaikan saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Kepulauan Anambas di aula Kantor Bupati, Tarempa, pada Minggu (4/4/2021).

“Mana kita kejar di pusat, kita kejar dipusat, yang mana untuk provinsi dan yang mana provinsi untuk kabupaten, insyallah kita akan memporsikan anggaran itu secara profesional. Jangan ada sampai satu kabupaten melonjak tinggi tetapi kabupaten lain dapat ikan bilis,” ucap Ansar Ahmad.(fai)