batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam mulai mendistribusikan 35.200 paket sembako murah jelang Ramadan, bagi masyarakat yang membutuhkan pada Jumat (9/4/2021) mendatang.

”Jumat ini mulai kita distribusikan, bertahan untuk 12 kecamatan,” ujar Gustian saat berada di Harmoni one, Selasa (6/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Pendistribusian ini memang ditargetkan selesai jelang bulan puasa. Paket beras 5 kilogram (kg), minyak 2 liter, dan gula satu kg ini dibayar Rp 50 ribu, karena mendapatkan subsidi dari
pemerintah.


Satu hari sebelum lebaran, Disperindag Kota Batam sudah merencanakan bakal inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kota Batam.

Ilustrasi. Ratusan warga antre sembako murah yang digelar Pemko Batam di Batuaji, beberapa waktu lalu. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Memastikan agar tidak ada bahan pokok yang langka dan mengalami kenaikan.

Untuk stok bahan pokok saat ini cukup hingga dua bulan ke depan. Mengenai kenaikan yang terjadi, Gustian mengungkapkan tergantung permintaan di pasar.

Sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan jelang puasa.

”Hanya ada beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan, tapi masih dalam zona yang aman kenaikannya. Seperti daging sapi dan ayam. Tapi kami sudah membuat sistemnya agar lebaran tak mengalami kenaikan yang drastis,” katanya.

Pihaknya sudah bekerja sama dengan Provinsi Riau untuk pengadaan sejumlah barang pokok (bapok). Jadi, tak hanya dari Jawa, Aceh dan Jambi.

Ia mengatakan, program sembako murah ini merupakan program prioritas untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat.

”Nanti setiap kecamatan ada dua titik pendistribusian yang kami buat. Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan sembako,” ujarnya.

Terpisah, Camat Bengkong, Fairuz, mengaku belum mengetahui jumlah sembako per setiap kecamatan.

Namun, pendistribusian sembako murah ini ada di dua tempat. Pertama, Kelurahan Bengkong Sadai dan Bengkong Indah dipusatkan di lytech.

Kedua, Bengkong laut dan Tanjungbuntung dilaksanakan di Pujasera Golden King.

”Belum ada arahan untuk door to door. Jadi masih digelar di tempat terbuka dan memiliki area cukup luas,” ujar mantan Kabid
Kebersihan DLH Kota Batam ini.

Ia menambahkan, antisipasi menghindari keramaian di tengah pandemi Covid-19, pihaknya akan mengerahkan anggota Satpol PP sebagai pengamanan. Nanti akan diatur jarak agar tidak ada kerumunan.

”Kita memang mencari area yang cukup luas, sehingga bisa nanti kita atur agar warga ini bisa tertib dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Mudah-mudahan semua patuh nanti saat pendistribusian,” katanya.(jpg)