batampos.co.id – Petugas sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam menggeledah kamar penjara warga binaan masing-masing, Selasa (6/4). Penggeledahan yang dikawal pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menyasar narkotika dan obat-obatan terlarang.

Penggeledahan terlebih dahulu di blok penjara Lapas Batam, kemudian dilanjutkan ke Rutan Batam. Hasilnya, petugas mengamankan sejumlah benda atau barang yang dilarang berada di dalam lingkungan pemasyarakatan, seperti pisau silet, kartu remi, aksesori elektronik dan lain sebagainya. Sementara narkoba yang disasar petugas tak dijumpai.

“Sasaran kali ini narkoba. Memang sudah ada razia rutin setiap hari di blok-blok secara acak, kemarin ada instruksi dari Ditjen Pemasyarakatan untuk razia secara merata dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan, makanya hari ini kita minta bantuan Polri dan BNN untuk ikut geledah seluruh kamar penjaga yang ada,” ujar Kalapas Batam, Dannie Firmansyah.



Senada disampaikan oleh Karutan Batam Yan Patmos melalui kepala satuan pengaman Rutan Batam Ismail yang menuturkan narkoba tetap menjadi fokus perhatian jajaran Kemenkumham agar benar-benar bersih dari lingkungan pemasyarakatan yang.

“Kita memang rutin melakukan geledah seperti ini dan memang saat ini tak ada temuan, barang yang sangat dilarang seperti narkoba dan senjata tajam,” ujar Ismail.

Usai penggeledahan, petugas gabungan tadi langsung memusnahkan barang temuan yang dilarang berada di lingkungan Lapas ataupun Rutan. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. (*/jpg)