batampos.co.id – Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam resmi mengantongi izin pelaksanaan GeNose C19. Hal ini tertera dalam Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Nomor AU/201/0//4/DJPU.DERP-2021 tanggal 7 April 2021 tentang pelaksanaan Genose C19 di Bandar Udara.

“Adapun ketentuan yang disebutkan di dalam surat tersebut dikatakan bahwa pelaksanaan penggunaan Genose C19 pada pelaku perjalanan di Bandar Udara Hang Nadim, Batam dapat diimplementasikan mulai Kamis, 8 April 2021, dan dikenakan biaya sebesar Rp 40 ribu untuk satu kali pemeriksaan,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, Kamis (8/4).

Pemeriksaan Covid-19 menggunakan alat GeNose sangat diminati masyarakat. Walaupun di hari perdana pelaksanaannya, cukup ramai masyarakat yang memanfaatkannya. Beberapa calon penumpang yang ditemui Harian Batam Pos, mengaku merasa nyaman menggunakan alat tes GeNose. “Hidung saya tidak ditusuk-tusuk lagi. Cukup hembuskan napas, sudah selesai pemeriksaannya,” kata Putri, Kamis (8/4).


Ia baru mendaftar GeNose setelah sampai di bandara. “Baru daftar sudah bisa. Pendaftarannya gampang dan tidak ribet,” ucapnya.

Hal yang senada diucapkan Alamudin. Warga Kabil ini memanfaatkan pemeriksaan GeNose, untuk perjalanan yang dilakukannya ke Pekanbaru, Jumat (9/4). Ia sudah mendaftar dan mendapatkan jadwal pemeriksaan. “Saya disuruh masukan Nomor Induk Kependudukan atau pasport, lalu masukan nama, jadwal penerbangan. Lalu, selang 5 menit keluar jadwal pemeriksaan saya,” ujarnya.

Pemeriksaan GeNose, kata Alam, sangat membantu masyarakat. Selama ini, pemeriksaan Antigen yang harganya di atas dua ratus ribuan, cukup memberatkan masyarakat yang akan keluar daerah.“Ini murah saja, cukup dengan mengeluarkan uang Rp 40 ribu. Sudah dapat melakukan pengecekan Covid-19,” ungkapnya. (*/jpg)