batampos.co.id – Proses evaluasi lahan di Batam terus berjalan. Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mengalokasikan lahan kepada investor yang memberikan nilai tambah lebih bagi perekonomian Batam.

”Salah satu variabel untuk mengoptimalkan kegiatan perekonomian adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan di Batam sebagai fasilitas untuk investor dalam merealisasikan kegiatan investasinya di Batam,” kata Kepala Biro Humas Promosi
dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, Jumat (9/4/2021), seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dalam tempo 1,5 tahun, lahan yang dialokasikan BP Batam ternyata pemanfaatannya tidak efektif.

Terlihat beberapa lokasi lahan tidak ada kegiatan pembangunan
dan malah terkesan dibiarkan kosong, sehingga tidak produktif.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Dendi Gustinandar. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Bahkan menjadi investasi pribadi. BP Batam secara terus-menerus juga telah mengambil langkah-langkah, seperti memberi peringatan dan bahkan sampai ke ranah hukum, dimana tentunya memakan waktu yang panjang untuk penyelesaiannya.

”Hal ini diharapkan agar tidak menghambat pembangunan dan pada akhirnya dapat menstimulasi perekonomian dengan optimal,” ungkapnya.

Berdasarkan hal tersebut, BP Batam membuat beberapa perubahan dalam pengalokasian lahan di Batam, dengan tujuan mengoptimalkan lahan sebagai fasilitas investasi guna menggiatkan perekonomian.

”Tidak semua permohonan pengalokasian lahan baru dapat diberikan, namun yang dapat memberikan manfaat ekonomi terbaik untuk Batam akan mendapatkan kesempatan lebih besar dari BP Batam, mengingat keterbatasan lahan saat ini,” katanya.

Proses memberikan alokasi lahan baru bukan proses yang sederhana, tentunya harus melibatkan semua elemen dalam melakukan pengkajian rencana bisnis yang disampaikan.

”Kajian legal, teknis, dan bisnis harus dibahas bersama, mengingat jika lahan tersebut disetujui maka akan dialokasikan selama 30 tahun dan berdampak panjang apabila keputusan yang diambil kurang tepat,” ungkapnya.

Jika secara kajian menunjukkan bahwa rencana pengembangannya kurang sesuai dengan perencanaan pembangunan Batam, maka permohonan tidak akan diberikan dan BP Batam akan terus mencari investor baru yang sesuai dengan perencanaan strategis Batam ke depan dan yang memberikan nilai tambah lebih untuk Batam.

BP Batam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi pembangunan di Batam, dengan memberikan saran dan informasi terhadap lahan-lahan yang tidak dioptimalkan oleh penerima alokasi.

”Karena jika lahan yang telah dialokasikan kepada pemohon dan segera dioptimalisasi oleh penerimanya, maka kegiatan perekonomian akan berjalan danberdampak pad a peningkatan
kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.(jpg)