batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengusulkan penerimaan CPNS dan PPPK sebanyak 3.266 formasi, terdiri 445 formasi untuk CPNS dan PPPK 2.821 formasi. Namun, apakah kuota yang diberikan nanti sesuai yang diusulkan, masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat.

”Sementara itu dulu. Jadi kita berharap semua usulan (penerimaan CPNS dan PPPK, red) untuk tahun ini bisa dikabulkan pusat tentunya,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, belum lama ini.

Ia merinci, usulan untuk CPNS yakni tenaga kesehatan sebanyak 202 dan tenaga teknis 243 orang. Sedangkan untuk guru yang sebenarnya kebutuhannya sangat banyak tidak dibuka karena memang dari pusat tidak membuka, tapi dialihkan ke PPPK. Usulan PPPK untuk tenaga guru 2.626.

Jefridin mengatakan, untuk kebutuhan memang paling banyak untuk tenaga guru. Saat ini sedikitnya terdapat dua ribu lebih tenaga guru dari kalangan honorer. Kehadiran tenaga honorer sangat membantu guru CPNS dalam menjalankan tugas.

Setiap tahun, lanjutnya, kebutuhan guru terus bertambah. Hal ini dipengaruhi bertambahnya sekolah dan calon peserta didik yang masuk ke sekolah negeri. Dalam satu tahun Pemko Batam menambahan satu hingga dua sekolah baru, dan itu berdampak kepada kebutuhan guru.

”Guru prioritas. Makanya kami usulkan sebanyak mungkin, agar kebutuhan bisa terpenuhi,” ujarnya.

Jefridin berharap tenaga guru yang berstatus honorer bisa memanfaatkan kesempatan untuk menjadi PPPK karena untuk CPNS guru tidak dibuka oleh Kemenpan-RB.

Disebutkannya, meskipun PPPK, pendapatan yang diterima sama dengan CPNS, yang berbeda hanya jangka waktunya selama lima tahun. Karena mereka pegawai dengan perjanjian kerja. Tidak saja gaji pokok, nanti mereka juga akan menerima tunjangan dari pemerintah.

”Jadi, tidak ada bedanya. Saya sangat berharap semua ini bisa menjadi peningkatan karir bagi tenaga guru yang saat ini berstatus honorer, termasuk tenaga kesehatan dan teknis,” bebernya.

Untuk situ, ia meminta peserta mempersiapkan diri dan memenuhi syarat agar bisa lolos ke tahap selanjutnya. Ujian masih menggunakan komputerisasi dan sangat transparan. ”Untuk juknis dan tahap pelaksanaan penerimaan CPNS ini masih menunggu dari pusat,” tutupnya. (*/jpg)