batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan pemberian vaksinasi Covid-19 akan tetap berjalan, meskipun penerima vaksin sedang menjalankan ibadah puasa.

”Selama Ramadan kita tetap memberikan vaksin,” ujar Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Senin (12/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurutnya, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa tak perlu khawatir ibadah puasanya akan batal karena vaksinasi.

Sebab Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa terkait dibolehkannya penyuntikan vaksin pada saat menjalankan puasa tanpa perlu khawarir puasa batal.

”Ada fatwanya, dan itu sudah dijabarkan oleh Kementerian Kesehatan terkait pemberian vaksin bulan Ramadan,” tuturnya.

Didi menambahkan, untuk di Batam sendiri saat ini 35 ribu dosis vaksin yang disalurkan dari pemerintah provinsi bisa dikatakan sudah tersalurkan semua.

Hanya beberapa dosis saja yang tersisa yang nantinya akan disuntikkan pada masyarakat.

”Stok kita sudah hampir habis. Tak ada lagi pemberian vaksinasi massal. Nanti Ramadan hanya kelompok kecil saja,” ungkap Didi.

Kini, Dinkes masih menunggu kedatangan vaksin tahap empat dimana pemberian vaksin akan tetap diprioritaskan pada publik,
sektor pariwisata dan sektor yang mendukung pariwisata.

”Apakah nanti memakai AstraZeneca lagi, masih tunggu arahan dari pusat dan kita juga masih nunggu tambahan lagi,” jelasnya.

Diketahui, sebanyak 35 ribu vaksin AstraZaneca tiba di Batam. Sama halnya dengan Sinovac, vaksin AstraZeneca ini nantinya juga akan disuntikkan sebanyak dua kali dosis.

Sebanyak 35 ribu vaksin ditargetkan dapat habis dalam jangka waktu dua minggu, walaupun masa kedaluwarsa sampai dengan akhir Mei 2021.(jpg)