batampos.co.id – Dunia usaha di Batam mengaku keberatan
jika harus membayar THR secara penuh.

”Sangat susah kalau pengusaha diharuskan membayar THR secara penuh, terutama untuk sektor pariwisata, retail, hotel, dan restoran yang usahanya terdampak pandemi Covid­19,” kata Ketua
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid,
Senin (12/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah supaya bersifat arif dan bijaksana ketika memutuskan kebijakan terkait THR ini.

”Tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan pengusaha di
sektor tertentu,” imbuhnya.

Saat ini, dengan adanya larangan mudik dari pemerintah, Rafki berpendapat bahwa THR bisa dihemat oleh karyawan dan dipakai untuk keperluan lainnya.

”Dengan begitu, tidak ada masalah berarti, ketika kemudian diputuskan misalnya THR dibayarkan secara cicilan,” ungkapnya.

Meski begitu, kalangan pengusaha di Batam akan tetap mematuhi kebijakan apa pun yang diputuskan pemerintah.

”Kita imbau anggota Apindo di Batam untuk mematuhinya dan melapor jika memang tidak mampu, ketika diputuskan THR harus dibayar secara penuh,” terangnya.

Ia juga berharap semua pihak terutama kalangan pekerja dapat memahami keadaan ini, terutama yang berasal dari sektor yang terdampak pandemi Covid­19.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansur, mengatakan permbicaraan soal THR menjadi isu sensitif bagi dunia usaha di Batam.

”Selama ini, bukan hanya hotel saja, tapi perusahaan lainnya kalau sanggup mengapa harus menunda. Ketika tidak mampu, masa harus dipaksa,” tuturnya.

Menurut Mansur, sejauh ini belum ada masalah. Tapi, tentunya dengan kondisi pandemi, maka akan pertimbangan-pertimbangan khusus terkait THR ini.

”Misalnya di hotel tidak ada terima tamu, maka bayar gaji saja pasti sulit, apalagi yang lain-­lain. Saya yakin tidak ada satupun perusahaan yang ingin bayar THR secara dicicil,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dunia perhotelan juga akan mematuhi
regulasi yang berlaku, tapi tentunya dengan pertimbangan kondisi saat ini.(jpg)