batampos.co.id – Hubungan diplomatik antara Uni Emirat Arab (UEA) dengan Indonesia semakin erat. Salah satunya adalah dengan perubahan nama jalan di UEA menjadi Jalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan juga jalan tol di Indonesia yang berubah menjadi Jalan Layang MBZ (Mohamed Bin Zayed).

Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA), Husin Bagis menyampaikan, kedua pemimpin negara tersebut memiliki hubungan yang sangat erat. Keduanya juga sering berkomunikasi melalui sambungan telepon.

“Sangat dekat (hubungan). Selain saling kunjung (2015, 2019 dan 2020), juga kerap dilakukan komunikasi langsung melalui jalur telepon yang tidak hanya membahas isu kerjasama antara kedua negara, tapi juga misalnya (mengucapkan) selamat merayakan hari besar keagamaan,” ujar dia kepada JawaPos.com, Rabu (14/4).

Saat ini, untuk semakin mempererat hubungan kedua negara, UEA berkomitmen untuk membangun Masjid Jokowi di dekat Jalan Presiden Jokowi, Abu Dhabi, UEA. Pihak UEA tengah dalam pembahasan terkait desain Masjid Jokowi.

“Posisi saat ini adalah dalam pembahasan desain, dimana diharapkan ada ciri kekhasan Indonesia pada bangunan masjid tersebut,” imbuhnya.

Adapun, Masjid Jokowi ini nantinya memiliki daya tampung hingga 1.000 jamaah laki-laki dan 250 jamaah perempuan. Terkait dengan luas kawasan masjid sendiri, pihaknya saat ini belum diinfokan secara detil oleh pihak UEA.

“Untuk luasnya kami belum terinfo secara detil, tapi ada info bahwa HH MBZ minta ditambah kapasitas, sehingga mungkin akan menambah luas,” tutur dia.

“Dapat diinfokan bahwa secara umum masa desain 4 bulan, tender 2 bulan dan kemudian konstruksi 15-18 bulan,” tandasnya.

Sebagai informasi tambahan, Indonesia juga mendapat hadiah dari MBZ untuk pembangunan Masjid Sheikh Zayed di Solo. Pembangunan masjid tersebut dimulai pada 6 Maret 2021.(jpg)