batampos.co.id – Jumlah penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada triwulan pertama yakni Januari hinga Maret 2021 mencapai 578.734 orang.

General Manager BUBU Hang Nadim Batam, Benny Syahroni, menuturkan, pada tahun 2021 ini diperkirakan jumlah arus penumpang di Bandara Hang Nadim akan mengalami peningkatan.

“Pergerakan Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam pada Maret 2021 mengalami kenaikan dibandingkan pada Februari 2021,” ujarnya, Jumat (16/4/2021).

Kata dia, saat ini di Bandara Hang Nadim tercatat sebanyak 985 pesawat datang dan 980 pesawat yang berangkat, serta sebanyak 91 penerbangan lokal (pesawat kecil).

“Adapun jumlah penumpang yang berangkat pada Maret 2021, tercatat sebanyak 97.551 orang dan 95.674 orang datang. Selain itu, tercatat sebanyak 14.979 penumpang yang transit di Bandara Hang Nadim,” jelasnya.

Maskapai penerbangan Batik Air melaju di landasan Bandara Internasional Hang Nadim. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Sedangkan untuk kegiatan bongkar muat kargo, tercatat sebanyak 1.305.945 kilogram (kg) bongkar dan 1.172.317 kg muat.

Dengan demikian total keseluruhan dari jumlah arus lalu lintas angkutan udara periode Januari hingga Maret 2021, untuk penerbangan pesawat sebanyak 5.904 pesawat, dengan rincian sebanyak 2.822 pesawat datang dan 2.820 pesawat berangkat.

Total jumlah penumpang sepanjang Januari hingga Maret 2021, sebanyak 578.734 penumpang.

Dengan rincian 277.212 penumpang datang dan 260.426 penumpang berangkat.

Selain itu, tercatat sebanyak 41.096 penumpang yang transit di Bandara Hang Nadim.

Sedangkan total arus barang (kargo) sebanyak 7.163.596 kg, dengan rincian 3.844.360 kg bongkar dan 3.310.547 kg muat.

Ia menjelaskan, pihak Bandara Hang Nadim telah menyiapkan pos pemeriksaan Rapid Antigen dan tes GeNose C19 serta posko operasional lainnya yang terdiri dari berbagai unsur di Bandara, guna mendukung pelayanan dan memperketat protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal itu dinyakininya dapat mengdongrak jumlah penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim.

Tes GeNose C19 lanjutnya, merupakan sebuah alternatif tes Covid-19, selain Rapid Antigen dan PCR yang berlaku saat ini sesuai ketentuan Pemerintah.(*/esa)