batampos.co.id – Stok vaksin Covid-19 di Kota Batam mulai menipis lantaran belum adanya pengiriman pada bulan April 2021 oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, jumlah dosis vaksin Covid-19 saat ini tinggal 300 dosis yang akan diberikan kepada 4.000 masyarakat lansia.

”Untuk lansia kurang. Stok vaksin tersisa sekitar 300-an dosis,” ujarnya, Selasa (20/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurutnya, sisa vaksin ini akan tetap diberikan untuk peserta vaksin lansia dosis kedua.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat meninaju vakinasi Covid-19 tahap ketiga kepada para guru di Kota Batam. Stok vaksin Covid-19 di Kota Batam mulai menipis lantaran belum adanya pengiriman pada bulan April 2021 oleh pemerintah pusat. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

”Sembari menunggu kedatangan vaksin tambahan, kita akan tetap berikan. Hal ini juga mengingat masa berlaku vaksin hanya sampai bulan Mei 2021,” tambah Didi.

Dijelaskannya, Vaksinasi di bulan Ramadan tidak akan mengganggu ibadah puasa.

Sebab, lanjut Didi, sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menerangjan jika pemberian vaksin di bulan suci tidak akan membatalkan puasa.

”Ada fatwanya. Makanya di bulan Ramadan ini kita tetap gencar vaksinasi,” bebernya.

Disinggung mengenai kedatangan vaksin, Kepala Dinkes Batam ini mengaku belum tahu waktu pastinya. Dia mengaku belum mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

”Biasanya dari pusat dulu baru dikirim ke provinsi. Sampai hari ini (kemarin) kita belum dapat informasi tambahan vaksin ini,” kata dia.

Diketahui, Sebanyak 35 ribu vaksin AstraZaneca tiba di Batam, akhir Maret lalu. Menurut Didi, sama halnya dengan vaksin Sinovac, vaksin AstraZeneca ini nantinya juga akan disuntikkan sebanyak dua kali dosis.

Sebanyak 35 ribu vaksin ini ditargetkan dapat habis dalam jangka waktu dua minggu, dan kedaluwarsa sampai akhir Mei 2021.(*/jpg)