batampos.co.id – Batam segera memiliki sirkuit balap mobil. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menngungkapkan, rencananya pembangunan area balap mobil ini di berada di kawasan Nongsa.

Lahan itu akan disiapkan dengan melakukan pembebasan terlebih dulu.

”100 hektare untuk balap mobil di Nongsa. Lahan akan dibebaskan,” kata Rudi, Rabu (21/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Rudi menegaskan, lahan tersebut milik negara, dibebaskan tanpa ganti rugi. Begitupun pembebasan lahan di pinggir jalan untuk kepentingan perluasan jalan yang banyak digunakan untuk kegiatan pihak swasta, juga tanpa ganti rugi.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) saat meninjau ruas jalan di Simpang Barelang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

”Seperti jalan di Ocarina, akan tembus ke Bengkong. Jadi bisa ditarik (lahan yang kena jalan, red),” tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, pembangunan berjalan dengan
baik. Termasuk pembangunan yang dibiayai pemerintah pusat.

Di antaranya, jalan Simpang Tembesi. Dimana, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membantu membangun (bundaran) dengan syarat bangunan bersih di area tersebut.

”Di Simpang Tembesi, kita siap membersihkan dan sudah akan bersih sebelum dibangun tahun ini. Saya tanda tangan dengan PUPR untuk itu. Simpang Base Camp, juga. Kalau tidak selesai pembersihan, dana akan kembali ke Jakarta. Jadi jangan sampai kita sia-siakan apa yang sudah diberikan pusat,” ujar Rudi.(jpg)