batampos.co.id – Selain rencana pembangunan sirkuit balap mobil, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan dalam waktu dekat ini, ia akan bertemu dengan pihak Singapura untuk membahas rencana investasi di Batam senilai 3 juta dolar Amerika.

”Investornya akan investasi di sektor listrik tenaga Surya. Saya diajak negara tetangga untuk diskusi dan membahas hal ini,” kata dia, Rabu (21/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Rudi membeberkan, jika investasi ini masuk ke Batam, maka akan menjadi penyeimbang PLN, yang selama ini melayani kelistrikan di Kota Batam.

Ia juga berharap, keberadan investor ini bisa diterima pengusaha yang telah ada di Batam.

Rudi menambahkan, jika investasi lancar ke Batam, maka akan tercipta lapangan pekerjaan.

Namun karena pandemi Covid-19, banyak rencana yang tidak terwujud, termasuk di sektor investasi ini.

Batam, lanjutnya, masih menjadi tujuan bagi investor. Untuk itu, perlu langkah percepatan pemulihan kondisi. Salah satunya melalui pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

”Semua ini bisa jalan kalau kondisi sudah normal. Sekarang kita mau kemana-mana tidak bisa. Rencana pintu masuk yang sudah dibahas sejak Desember lalu saja belum terwujud sampai saat
ini,” katanya.

“Singapura sangat sensitif kalau soal Covid-19. Kalau semua normal, artinya investasi juga terdampak, dan ada keuntungan pasti dari investasi ini,” bebernya.(jpg)