batampos.co.id – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Mujiono, mengatakan, tilang elektronik (e-Tilang) atau electronic traffic law enforcement (E-TLE) dalam beberapa pekan akan mulai diberlakukan.

Saat ini, penerapannya masih dalam proses pemasangan CCTv di beberapa lokasi.

”Pemasangan masih dalam proses. Yang jelas kita imbau kepada masyarakat (patuh berlalu lintas) demi kepentingan bersama,” ujar Mujiono, Jumat (23/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos .

Namun, Mujiono enggan menyebutkan titik-titik pemasangan CCTv tersebut.

Informasi yang didapatkan, pemasangan kamera sudah dilakukan di 3 lokasi, yakni di Jalan Laksamana Bintan, Jalan Pattimura, dan Jalan Ahmad Yani.

”Nanti ada atau tidak adanya tilang elektronik, masih tetap
harus tertib,” tegasnya.

Mujiono menambahkan,dalam penerapannya, e-Tilang tidak langsung dikeluarkan begitu ada rekaman pelanggaran.

Unit Regional Traffic Management Center (RTMC) Polda Kepri akan memproses setiap pelanggaran yang terekam CCTv.

”Nanti akan ada verifikasi sebelum dikeluarkan surat tilang online,” katanya.

Menurut Mujiono, pemberlakuan e-Tilang ini diyakini Mujiono dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena, masyarakat akan lebih taat pajak dan melakukan
mutasi sesegera mungkin.

Sementata itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, mengatakan, kualitas CCTv yang diterapkan untuk e-Tilang tersebut berbeda dengan Area Traffic Control System (ATCS) yang selama ini ada di Dishub Batam.

CCTv e-Tilang tersebut dapat menangkap gambar hingga 20 meter.

”Kameranya itu sudah sangat canggih. Akan kelihatan lebih jelas. Itu semua pemasangan dari Korlantas,” kata Edward.

Edward menjelaskan, dengan kecanggihan kamera tersebut,
pihak Satlantas bisa melihat secara detail pelanggaran pengendara.

Seperti, penggunaan ponsel saat berkendara, maupun penggunaan safety belt atau sabuk pengaman pada pengendara mobil.(jpg)