batampos.co.id – Di tengah duka atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, nampaknya ada warganet, pemilik akun Facebook Imam Kurniawan yang tidak turut berempati. Bukannya mendoakan para korban, dia malah menghujat.

Hal itu dilakukan oleh Imam saat mengomentari sebuah unggahan terkait tenggelamnya KRI Nanggala-402. Di menuliskan kalimat yang tidak pantas kepada keluarga para korban.

“Disaat kapal selam mu tenggelam di situ istrimu ke ewe,” tulis Imam lewat akun Facebook-nya.

Akibat perbuatannya itu, Imam harus berurusan dengan pihak berwajib. Saat didatangi penyidik, Imam tidak mengakui jika komentar itu dibuat olehnya. Namun, dia tetap menyampaikan permintaan maaf kepada publik.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan bahwa Imam telah diamankan polisi. “Iya betul, saat dimintai keterangan dan didalami di Polres Belawan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (26/4).

Kendati demikkan, Imam belum ditetapkan sebagai tersangka. “Masih didalami penyidik,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait adanya permintaan maaf dari Imam tidak membuat penyidik langsung membebaskannya. Imam akan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan untuk ditentukan nasib selanjutnya. “Kita lihat nanti hasil dari pemeriksaan,” pungkas Hadi.(jpg)