batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mencatat ada 61 kasus aktif Covid-19 di wilayah ini hingga Selasa (27/4/2021). Dari sejumlah kasus itu diantaranya 45 orang aktif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Sementara itu, 4 orang isolasi di RSUD Tarempa, 3 orang isolasi di RSUD Palmatak, 2 orang isolasi di RSUD Bergerak Jemaja kemudian 4 orang isolasi di Matak Base dan 3 orang isolasi di SMP Air Nangak,” sebut Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, dalam rilis Satgas Percepatan Penanganan Covid -19, Selasa (27/4/2021).

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Anambas, Baban Subhan, mengatakan pihaknya akan terus melaksanakan penelusuran pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien serta tempat beraktifitas lainnya.

“Apabila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di RSUD Tarempa,” ujarnya.

Sebelumnya, kondisi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Anambas sempat tercatat nol kasus aktif Covid-19. Namun kemudian sepanjang bulan April 2021 mengalami lonjakan yang siginifikan ditemukan kasus baru sebanyak 69 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, mencatat sudah 172 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, diantaranya 2 orang meninggal dunia dan 109 orang dinyatakan sembuh.

Penambahan kasus konfirmasi Covid-19 tersebut terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 5 November 2020 lalu.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Anambas, menghimbau kepatuhan semua pihak dalam melaksanakan protkes dan protokol pencegahan Covid-19 menjadi salah satu upaya di dalam pencegahan tingginya angka kasus positif Covid-19 di daerah ini.

Terlebih lagi pada saat tatanan normal baru diterapkan, masyarakat diminta lebih sadar akan pentingnya menjaga protkes. (fai)