batampos.co.id – Seseorang disarankan untuk divaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Setelah divaksinasi dosis pertama, seseorang bisa mengalami efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Agar tak gagal divaksinasi dosis kedua, seseorang harus melakukan beberapa hal agar daya tahan tubuhnya tetap sehat.

Dokter Payal Kohli dari Amerika Serikat menjelaskan, dosis kedua meningkatkan sistem kekebalan, yang berarti orang bisa merasa tidak enak badan selama beberapa hari. Dia mengatakan itu diakibatkan oleh aktivasi kekebalan dan bukan dari seseorang yang terinfeksi virus.

“Saat sistem kekebalan aktif, Anda bisa mengalami gejala seperti rasa pegal, nyeri otot, rasa lelah, demam,” katanya seperti dilansir dari 9News, Senin (26/4).

Ia berharap gejala yang lebih berat itu membuat orang enggan mendapatkan suntikan kedua. Dokter Kohli mengatakan 3 sampai 4 persen orang dalam uji klinis memiliki gejala yang parah. Lalu apa yang harus dilakukan sebelum vaksinasi dosis kedua?

Sebelum masuk untuk janji kedua, dia merekomendasikan tiga tips. Yakni tidur yang nyenyak, hidrasi atau minum air yang cukup, dan tidak boleh minum alkohol. Lakukan ini beberapa hari menjelang vaksinasi. “Gejala tersebut berkorelasi dengan intensitas respons imun Anda,” katanya.

“Orang yang lebih tua umumnya dapat memiliki tanggapan kekebalan yang lebih rendah sehingga gejala mereka mungkin lebih parah dibandingkan dengan orang yang lebih muda yang lebih kuat,” katanya.

“Dan jika hanya satu dosis, kami tahu Anda sudah memiliki perlindungan yang cukup baik. Namun, yang tidak kami ketahui adalah durasi perlindungan itu,” kata Dr. Kohli.

Itulah mengapa dia mengatakan sangat penting bagi seseorang untuk tidak melewatkan dosis kedua. “Kami tahu setelah dosis kedua antibodi tersebut bertahan setidaknya selama 6 bulan, mungkin lebih lama,” katanya.(jpg)