batampos.co.id – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam mengaku melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap parsel atau
bingkisan yang berisi berbagai hadiah dan makanan.

Kepala BPOM Batam, Bagus Heri Purnomo, mengatakan, intensifikasi pengawasan dilakukan agar tidak ditemukan makanan kedaluwarsa di dalam parsel tersebut.

Ilustrasi. Salah seorang masyarakat melihat aneka parsel Lebaran. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Kita langsung datangi supermarket atau toko. Parsel itu kita buka, dan pengecekan secara sampling,” ujar Bagus, Selasa (27/4/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Bagus menjelaskan, dalam pengecekan itu, parsel yang tidak memenuhi syarat seperti makanannya mendekati kedaluwarsa dan kondisi barangnya tidak baik, harus diganti. Di samping itu, pedagangnya akan diberikan teguran.

”Untuk sanksi ada teguran, dan sanksi administratif saja. Tapi sejauh ini belum ada ditemukan pelanggaran,” katanya.

Masyarakat juga diminta lebih waspada dalam membeli atau menerima parsel. Ia mengimbau masyarakat untuk memeriksa kelayakan parsel, seperti klik kemasan, label, izin edar, nama produzen, dan tanggal kedaluawarsa.(jpg)