batampos.co.id – Sejumlah masjid di London melakukan tradisi untuk memberi makanan Iftar atau buka puasa kepada mereka yang membutuhkan. Selama pandemi, pihak masjid menyediakan ribuan makanan berbuka puasa untuk mereka yang membutuhkan dan pekerja tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Inggris (NHS) di rumah sakit setempat pada bulan Ramadan ini.

Setiap tahun, Masjid London Timur dan Pusat Muslim London menampung ratusan jamaah saat matahari terbenam selama bulan suci Ramadan untuk berbuka puasa. Namun, saat ini tidak mungkin dilakukan karena pembatasan virus Korona. Dan sebagai gantinya masjid mendistribusikan makanan buka puasa kepada pekerja garis depan di Rumah Sakit Royal London terdekat dan orang-orang lokal yang membutuhkan.

“Salah satu hal besar yang kami lakukan di masjid setiap tahun adalah memberi makan beberapa ratus orang yang datang dan berbuka puasa. Namun, pedoman pemerintah saat ini mengizinkan lembaga-lembaga keagamaan untuk membuka hanya untuk salat dan oleh karena itu kami tidak dapat menyelenggarakan buka puasa,” kata manajer media dan komunikasi masjid Khizar Mohammad.

Inisiatif berbuka puasa didanai melalui sumbangan dan setiap makan berharga USD 4 setara dengan Rp 56 ribu. “Kami memiliki imbauan setiap tahun dan siapa pun yang ingin memberi makan yang lapar bisa menyumbang,” kata Mohammad seperti dilansir dari Arab News, Rabu (28/4).

“Memberi makan orang di dalam Islam adalah perbuatan baik yang sangat dianjurkan baik itu tamu Anda atau orang miskin dan membutuhkan. Banyak orang menyumbang untuk kampanye buka puasa dan itu didanai oleh mereka,” katanya.

Selama pandemi, pihak masjid menyediakan ribuan makanan berbuka puasa untuk mereka yang membutuhkan dan pekerja tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Inggris (NHS) di rumah sakit setempat pada bulan Ramadan ini. (@ImamAFaruqS/@elondonmosque)

Karena banyaknya sumbangan pada tahun 2020 dan penutupan sementara masjid akibat pandemi, kampanye tersebut mendanai makanan buka puasa di Bangladesh juga. “Kami mendapat banyak sumbangan tahun lalu yang memungkinkan kami memberi makan lebih banyak orang, tidak hanya secara lokal tetapi juga internasional,” tambah Mohammad.

Makanannya bervariasi, tetapi selalu ada pilihan daging dan vegetarian, dan buah, kurma, dan sebotol air atau jus. “Kami suka memadukan menu karena kami memiliki penerima tetap yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung,” kata Mohammad.

Masjid telah menyediakan makanan untuk pekerja garis depan setiap minggu selama pandemi. “Rumah Sakit Royal London berada di dekatnya dan kami telah menyediakan makanan bagi staf selama masa penutupan sebagai tanda terima kasih. Selama Ramadan, makanan ini akan menjadi harian, bukan mingguan,” kata Mohammad.

“Kami biasanya menempatkan makanan ke dalam van kami, berkendara selama dua menit, dan memberikannya kepada anggota staf di rumah sakit yang kemudian akan membawanya ke departemen yang tepat,” katanya.

Masjid juga menyediakan bahan makanan, makanan yang dimasak, dan paket kebersihan untuk sekitar 200 orang di distrik Tower Hamlets di London. Mereka yang mengalami kesulitan keuangan selama pandemi dapat meminta makanan berbuka puasa dari masjid sebagai bagian dari kampanye.

“Untuk menyediakan makanan bagi yang rentan dan mereka yang membutuhkan di area sekitar, mereka biasanya akan menelepon dan memintanya. Kami memiliki daftar sekitar 200 orang yang kami sediakan dengan bahan makanan, makanan yang dimasak, atau paket kebersihan,” kata Mohammad.(jpg)