batampos.co.id – Asosiasi Jasa Hiburan (Ajahib) Kota Batam mengungkapkan bahwa bisnis jasa hiburan di Kota Batam masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Ketua Ajahib Kota Batam, Gembira Ginting, mengatakan, saat ini kondisi jasa hiburan di Batam masih sama seperti awal pandemi Covid-19.

”Kalau dibilang naik tidak juga atau dibilang ramai juga tidak. Jadi masih belum normal seperti sebelum pandemi,” kata Gembira kepada Harian Batam Pos, Kamis (29/4).

Ia mengungkapkan, masih sepinya kunjungan ke tempat hiburan akibat masih banyaknya masyatakat yang menghindari tempat keramaian. Sehingga, pengunjung di tempat hiburan masih sepi.

Ditambah lagi, dengan terbatasnya jumlah turis Singapura maupun Malaysia yang melakukan perjalanan ke Batam akibat pembatasan pintu keluar dari dua negara tersebut, makin menambah sulit bisnis ini. Pasalnya, selama ini mayoritas tamu yang berkunjung ke tempat hiburan di Batam berasal dari kedua negara itu.

”Jika seandainya itu belum dibuka antara Singapura, Malaysia dengan Batam, atau mereka hanya untuk perjalanan bisnis saja, itu tidak ada pengaruh dengan kita. Apalagi jika sampai di Batam harus karantina dulu selama 5 hari sampai 12 hari. Itu yang membuat tamu kita tidak ada,” bebernya.

Untuk itu, ia berharap adanya komunikasi antara pemerintah dengan pemerintah (G2G) Singapura dan Malaysia untuk pembukaan perjalanan ke Batam. Sehingga, lahir kesepakatan antara pemerintah Indonesia, Malaysia dan Singapura untuk pembukaan pintu keluar.

”Kita mengharapkan pembukaan itu bisa dilakukan. Karena bagaimanapun, mati suri hiburan kita di Batam kalau itu tidak dibuka,” harapnya.

Sementara, jika mengharapkan tamu lokal, kata Gembira, juga tidak berdampak. Karena seperti yang diketahui bersama bahwa perekonomian di Batam masih lesu dan banyaknya pengangguran. Sehingga, tamu lokal lebih memilih menghabiskan waktu di rumah.

Selain itu, Gembira juga mendorong pemerintah bisa secepatnya melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat. Sebab, setelah dilakukan vaksinasi ke seluruh masyarakat, ia berharap tamu-tamu sudah tidak takut lagi datang ke tempat hiburan dan pintu keluar dari Malaysia maupun Singapura bisa dibuka.

”Seandainya pemerintah mengumumkan keseluruhan masyarakat sudah vaksinasi, mudah-mudahan bisa terjadi perkembangan yang lebih bagus kedepan,” katanya. (*/jpg)