batampos.co.id – Karena cemburu buta, seorang laki-laki berinisial ER, 30, tega menusuk istrinya menggunakan pisau dapur. Akibat penganiayaan tersebut, korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Sidiq Amin menjelaskan penganiayaan sadis itu terjadi karena pelaku cemburu. Pelaku menduga istri sirinya itu telah berselingkuh. “Motifnya pelaku menduga istrinya itu selingkuh dengan pria lain,” ungkap Sidiq, Kamis (29/4).

Pelaku, kata Sidiq, merupakan residivis kasus penganiayaan di Aceh. Pelaku diketahui mendapatkan program asimilasi dan baru saja bebas dari penjara. Pelaku kemudian pulang ke Tanjungpinang untuk menemui anak dan istrinya. Awalnya keduanya hanya cekcok mulut. Namun terakhir berujung penusukan.

“Selama di penjara, pelaku sudah curiga istrinya selingkuh,” jelasnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku kalap dan tak sadar saat menganiaya istrinya. Sesaat setelah korban tak sadarkan diri karena bersimbah darah, pelaku lalu merasa sadar dan langsung membawa korban ke rumah sakit. “Dari hasil visum, korban ditikam tiga kali di bagian badannya,” kata Sidiq.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana hukuman 5 tahun penjara. “Pelaku sudah ditetapkan tersangka dan ditahan guna proses hukum lebih lanjut,” tutup Sidiq.

Sebelumnya diketahui, ER, 30 diciduk polisi di Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Senin (26/4). ER dilaporkan ke pihak berwajib karena telah menganiaya istrinya hingga tak sadarkan diri di rumah kontrakan Batu 9 Tanjungpinang. (*/jpg)