batampos.co.id – Kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam sudah tidak lagi mengangkut penumpang seiring diberlakukannya larangan mudik lebaran oleh pemerintah pusat.

Kepala Pelni Cabang Batam, Kapten Agus, mengatakan, untuk kapal Pelni yang masih mengangkut penumpang, terakhir beroperasi pada Rabu (28/4/2021) lalu.

”Iya, semalam (Rabu) kapal yang terakhir beroperasi. Kita masih menunggu jadwal pelayaran bulan Mei,” ujarnya, Kamis (29/4/2021).

Kapten Agus menyebutkan, selama arus mudik Lebaran Idulfitri, kata dia, Pelni akan tetap beroperasi.

Hanya saja, Pelni Batam hanya melayani angkutan pelayaran logistik saja.

”Kita mematuhi larangan mudik yang ditetapkan pemerintah selama larangan cuti. Untuk tanggal 6 sampai 17 Mei nanti atau larangan mudik yang ditetapkan, kapal tetap jalan namun hanya melayani untuk logistik saja,” tambah Kapten Agus.

Ilustrasi Kapal Pelni. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Sementara itu, lanjutnya, pengecualian terhadap aturan ini diberlakukan untuk penumpang yang memenuhi kriteria khusus seperti perjalanan dinas, bekerja atau perjalanan dinas ASN, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD, Polri, TNI, pegawai swasta
yang dilengkapi dengan surat tugas dengan tanda tangan dan cap basah dari pimpinan.

”Pengecualian ini tidak untuk penumpang umum,” tegas Agus.

Disinggung mengenai jadwal logistik, Agus menjawab sampai saat ini juga masih dilakukan pembahasan.

Pihaknya berjanji akan menginformasikan dan menyampaikan kepada masyarakat Batam, jika jadwal kapal logistik Pelni Batam ini telah keluar.

”Segera akan kita sampaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, pada pelayaran Rabu (28/4/2021) lalu, diketahui sebanyak 448 orang penumpang yang diangkut dari Pelabuhan Belawan, Medan, diturunkan di Batam.

Kapolsek Kawasan Khusus Pelabuhan Batam, AKP Budi Hartono, mengatakan, pengamanan arus penumpang baik kedatangan dan keberangkatan berlangsung aman dan lancar.

”Kapal tiba pukul 11:00 WIB, menurunkan 448 penumpang dan yang naik 223 orang. Sedangkan transit ada 83 orang, jam 15:00 WIB juga sudah bertolak ke Belawan,” ujarnya.

Dikatakan Kapolsek, saat penumpang datang dan berangkat, pihaknya melakukan pengamanan dengan melakukan pemeriksaan/razia secara acak terhadap barang bawaan
penumpang.

Hal itu untuk mengantisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana narkoba dan barang terlarang lainnya.(jpg)