batampos.co.id – Penemuan jasad bayi di Tanjungsengkuang, Batuampar ini menambah deretan kasus pembuangan bayi di Kota Batam.

Terhitung sejak akhir tahun 2020 lalu, ada empat kasus pembuangan bayi dan seluruhnya belum terungkap.

Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus pembuangan
bayi tersebut karena minim petunjuk.

Kasus pertama, bayi ditemukan pada Kamis (10/9/2020) di Kampung Kelembak RT 004/ RW001, Sambau, Nongsa.

Bayi perempuan yang diperkirakan berumur 5 jam tersebut dibuang ke semak-semak menggunakan kantong keresek warna biru.

Sedangkan kasus pembuangan bayi kedua terjadi pada Sabtu (14/11/2020).

Warga menemukan jasad bayi laki-laki yang dibuang di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Sambau, Nongsa.

Bayi malang ini bersimbah darah dan dibuang menggunakan kantong plastik putih.

Jasad bayi yang diperkirakan berusia 4 jam tersebut digantung
di batang pohon.

Kasus ketiga yakni pembuangan bayi di Perumahan Tembesi Center, Batuaji, Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Warga menemukan bayi laki-laki yang diperkirakan berusia 2 jam
tersebut dibuang menggunakan kardus dan masih tertempel tali pusar.

Terakhir yakni penemuan jasad bayi laki-laki di bibir Pantai Tanjungsengkuang Dalam atau di dekat Pelabuhan Pendi, Kamis (29/4/2021).(jpg)