batampos.co.id – Jasad bayi laki-laki yang ditemukan di bibir Pantai Tanjungsengkuang Dalam atau di dekat Pelabuhan Pendi, Kamis (29/4/2021) lalu, terdapat 17 tusukan di tubuhnya.

Diduga, setelah dilahirkan, bayi yang masih tertempel tali pusar tersebut ditikam oleh ibu kandungnya.

Kapolsek Batuampar, AKP Salahuddin, mengatakan, dari hasil autopsi di RS Bhayangkara, saat ditemukan jasad bayi tersebut diperkirakan berusia 2 hari.

Kemudian, pada tubuhnya terdapat 17 tikaman, yakni di bagian dada dan punggung.

”Benar, ada tusukan di tubuhnya. Sampai detik ini belum ada yang kita curigai atau mengarah kepada orangtuanya,” ujarnya, Minggu (2/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dia menjelaskan, untuk menyelidiki orangtua maupun pembuang bayi tersebut, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian memeriksa tiga saksi, yang terdiri dari penemu bayi dan warga sekitar.

”Kami juga menyisir lokasi-lokasi yang diduga sebagai tempat bayi ini dilahirkan,” tegasnya.

Jasad bayi laki-laki ini pertama kali ditemukan nelayan setempat. Saat ditemukan, jasadnya hanya dibungkus kantong plastik warna merah dan dalam kondisi tertelungkup.

”Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait temuan ini. Kemudian, kami langsung datangi lokasi dan membawa jasad ke RS Bhayangkara,” tutupnya.(jpg)