batampos.co.id – Setelah setahun lockdown karena pandemi covid-19, pemerintah Malaysia kini sudah membuka border untuk pasien internasional, terutama rumah sakit tertentu.
Salah satunya, RS KPJ Johor Specialist Hospital sudah diperbolehkan menerima pasien internasional, dengan prosedur operasi standar (SOP) yang telah disetujui oleh pemerintah terkait perawatan kesehatan di Malaysia.
“Sejalan dengan kebijakan pemerintah, pasien harus mendapat persetujuan dari Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) juga menyampaikan sejumlah prosedur operasi standar (SOP) yang telah disetujui oleh pemerintah terkait perawatan kesehatan di Malaysia,’’ kata Chief Executive Officer (CEO) RS KPJ Johor Specialist Hospital, Mohd Azhar Abdullah.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan pasien serta pengunjung merupakan prioritas utama RS KPJ Johor Specialist Hospital, terutama saat melakukan perawatan kesehatan di Malaysia.
“Kami yakin dan percaya bahwa, inisiatif ini memungkinkan wisatawan kesehatan untuk kembali mendapatkan akses pelayanan kesehatan di negara di mana Covid-19 ditangani dengan baik,” jelasnya.
Salah seorang wartawan di Kota Batam, Novianto, mengajukan pertanyaan kepada Chief Executive Officer (CEO) RS KPJ Johor Specialist Hospital, Mohd Azhar Abdullah saat melakukan konferensi pers melalui aplikasi zoom. Foto: Messa Haris/batampos.co.id
Kata dia, pasien yang akan menjalani perawatan kesehatan wajib mematuhi peraturan imigrasi yang difasilitasi oleh MHTC.
Pasien lanjutnya, harus menjalani isolasi selama 7 hari di rumah sakit anggota MHTC sesuai dengan protokol isolasi yang berlaku di setiap rumah sakit tersebut.
Kemudian melakukan PCR sebelum berangkat dan setelah berada di Johor, serta beberapa persyaratan lainnya.
“Dengan dibukanya akses perawatan kesehatan bagi pasien luar negeri yang membutuhkan perawatan secara intensif, pasien Internasional khususnya  dari Batam, Tanjungpinang, Karimun dan sekitarnya, dapat menghubungi perwakilan resmi RS KPJ Johor Specialist Hospital yang ada di Batam,” jelasnya.
Perwakilan RS KPJ Johor Spesialist Hospital di Batam, Andra S Kelana, mengatakan, pasien-pasien yang akan mendapat perawatan medis adalah pasien emergency, jantung, kanker dan pasien dengan operasi besar lainnya.
“Selain pasien emergency dan pasien yang saya jelaskan di atas, maka pelayanan sementara waktu belum dibuka,’’ paparnya.
Ia menjelaskan, untuk dapat berangkat berobat ke RS KPJ Johor Spesialist Hospital, pasien harus mengikuti persyaratan dari  Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dan mendapat persetujuan dari MHTC.
“Sebelum berangkat, pasien harus mengirimkan report medical ke rumah sakit Johor. Setelah mendapat persetujuan dokter, maka pasien mengajukan persyaratan protokol kesehatan ke MHTC, melakukan PCR di Batam dan Johor. Kalau izin sudah keluar, baru boleh berangkat,’’ tuturnya.
Namun lanjutnya, sebelum berangkat pasien harus menyewa kapal feri dari Batam ke Johor, dan maksimal pasien dalam satu kapal adalah tiga orang, ditambah tiga orang pendamping.
Untuk mengetahui lebih jelas calon pasien dapat menghubungi perwakilan RS KPJ Johor Spesialist Hospital di nomor 08127750800.
Perlu diketahui Rumah Sakit  KPJ Johor Specialist Hospital merupakan unit rumah sakit KPJ Healthcare yang didirikan pada tahun 1981.
Rumah sakit ini menjadi rumah sakit swasta pertama yang hadir di kawasan Johor, Malaysia.
Tidak hanya melayani pasien lokal, KPJ Johor Specialist Hospital juga menyediakan layanan kesehatan bagi pasien internasional, khususnya dari kawasan Asia Tenggara.
Tersedia ratusan  tempat tidur dan 53 dokter yang terbagi ke dalam beberapa bidang spesialisasi. Beberapa spesialisasi unggulannya meliputi ginjal, kanker, jantung (kardiologi), tulang, dan lain sebagainya.(esa)