batampos.co.id – Perayaan pesta digelar di Kota Wuhan, Tiongkok, tempat kemunculan awal Covid-19. Ribuan orang selama akhir pekan menghadiri festival musik bahkan tanpa masker. Hal itu menjadi ironi jika membandingkan situasi di sana dengan kondisi darurat yang terjadi di India.

Sekitar 11 ribu orang bersuka ria berkumpul untuk menyaksikan Festival Musik Stroberi Wuhan pada Sabtu (1/5) lalu. Penonton konser menari dan bernyanyi bersama, banyak yang tanpa masker. Festival ini kembali digelar di Wuhan setelah diadakan secara virtual tahun lalu karena pembatasan virus Korona.

“Tahun lalu kami (di Wuhan) menderita akibat virus Korona,” kata mahasiswa Wuhan, Gao Yuchen, 23, seperti dilansir dari New York Post, Senin (3/5).

“Tidak mudah untuk mencapai situasi sekarang ini. Orang-orang di sini telah berusaha keras dan membayar harga yang mahal (karena terkena virus). Jadi saya merasa sangat senang berada di festival ini,” kata Gao.

Acara dua hari tersebut bertepatan dengan hari libur nasional, May Day, dan menarik penghibur dari seluruh negeri. “Ini adalah pertama kalinya saya di acara seperti ini yang diadakan di luar ruangan,” kata penonton konser lainnya, Zhang Hongkai.

Wuhan telah mencatat jumlah kasus Covid-19 yang rendah sejak menerapkan penguncian ketat tahun lalu. Sejak mencabut penguncian tahun lalu, otoritas kesehatan negara itu pada Sabtu (1/5) mencatat hanya 16 kasus baru di Tiongkok daratan.

Kasus tersebut semuanya diimpor dari luar negeri. Tiongkok juga telah memberikan sekitar 265 juta vaksinasi Covid-19 menurut data yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional pada Sabtu (1/5).(jpg)