batampos.co.id – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Batam diminta turun ke lapangan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, para ASN akan disebar di pasar, mal dan juga masjid-masjid untuk melakukan pengawasan.

Sehingga jika ada masyakat yang melanggar protokol kesehatan bisa langsung dingatkan.

“Saya minta untuk yang dimasjid mereka para ASN ikut salat di masjid-masjid tersebut, karena pegawai kita cukup banyak jadi nanti akan disebar,” katanya, saat memimpin rapat koordinasi di Dataran Engku Putri, Selasa (4/5/2021).

Selanjutnya kata dia, Satpol PP akan personel Polri, TNI, Ditpam BP Batam dan instansi pemerintah lainya juga akan terus melakukan patroli.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, para ASN akan disebar di pasar, mal dan juga masjid-masjid untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Khususnya tempat makan dan restoran yang yang menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan langsung ditindak tegas,” katanya.

Ia menjelaskan, pengetatan protokol kesehatan akan terus dilakukan Pemko Batam guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini lanjutnya juga didukung penuh oleh Forkominda dan juga para tokoh agama.

Wali kota mengatakan penyebaran kasus Covid-19 masih terus terjadi saat ini. Bahkan mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Karena perlu terus ditingkatkan pengawasan protokol kesehatan.

“Tidak hanya di masjid atau rumah ibadah saja yang akan kita tingkatkan pengawasannya, tapi semua titik-titik yang banyak dikunjungi masyarakat,”

Rudi juga mengatakan akan mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemko Batam untuk turun ke lapangan.

Melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan.

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Batam mengalami lonjakan dalam beberapa bulan terakhir. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan sekitar 2000 kasus baru dalam empat bulan terakhir.

Data Covid-19 di Kota Batam saat ini total jumlah kasus positif sebanyak 7.399 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 6.532 orang telah sembuh dan sebanyak 161 orang meninggal dunia.

Sedangkan sisanya sebanyak 706 orang sedang dirawat.(*/esa)